07 October 2020, 01:10 WIB

Akseleran Salurkan Pinjaman Rp1,5 Triliun dalam Tiga Tahun


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

PLATFORM teknologi finansial berbasis pinjaman antarpihak (P2P lending) , Akseleran mencatatkan pertumbuhan penyaluran pinjaman usaha sebesar 42% di kuartal-III 2020 dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Akseleran telah berhasil menyalurkan total pinjaman usaha sebesar Rp255 miliar kepada 200 lebih UKM selama periode 3 bulan dari Juli hingga September 2020 dan didukung oleh lebih dari 130 ribu pemberi pinjaman retail yang tersebar dari Aceh sampai Papua.

CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan mengatakan, pertumbuhan selama Kuartal-III 2020 ditopang oleh realisasi penyaluran pinjaman usaha yang selalu meningkat dari bulan ke bulan dibandingkan tiga bulan sebelumnya dengan rata-rata sebesar Rp85 miliar. 

Bahkan, Ivan menambahkan, Akseleran mampu menyalurkan pinjaman usaha hingga sebesar Rp105 miliar pada September 2020 atau yang menjadi rekor tertinggi Akseleran selama tiga tahun terakhir.

“Performa kami yang positif sejalan dengan perbaikan kualitas pinjaman Akseleran yang juga berhasil menekan angka NPL di bawah 0,3% dari total penyaluran pinjaman usaha. Tetap tumbuhnya Akseleran di usia yang ketiga tahun ini mendorong optimisme kami untuk menyalurkan pinjaman usaha sebesar Rp1 triliun pada tahun ini,” kata Ivan dalam keterangannya.

Secara kumulatif, dia mengungkapkan, Akseleran sudah menyalurkan total pinjaman usaha sebesar lebih dari Rp1,5 triliun kepada ribuan UKM di Indonesia.

Adapun UKM yang telah memperoleh pinjaman usaha melalui Akseleran, terang Ivan, sudah semakin bertambah luas dan merata di luar Pulau Jawa yakni dari Kalimantan Timur, Maluku, Riau, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara sedangkan di Pulau Jawa tetap kuat dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Baca juga : WOM Finance Perkuat Digitalisasi di Tengah Pandemi

Ivan menegaskan, pihaknya mengusung visi mewujudkan inklusi keuangan menjadi realitas. Karenanya, Akseleran berkomitmen untuk berusaha membuka akses permodalan seluas-luasnya kepada sebanyak mungkin pelaku usaha di Indonesia.

"Di sisi lain, kami juga tetap berusaha memberikan akses pendanaan bagi seluruh lapisan masyarakat dari mulai yang terbawah sampai yang teratas dimana setiap orang dapat memberikan pendanaan untuk UKM yang memiliki beragam jenis usaha dengan nilai nominal mulai dari 100 ribu rupiah dan imbal hasil yang diperoleh hingga 21% per tahun,” jelas Ivan.

Di sisi lain, selama masa pandemi Covid-19, Akseleran telah menyalurkan pinjaman yang terkait dengan penanganan atau penanggulangan dampak Covid-19.

“Gerakan ini kami namakan Akseleran Peduli Covid-19 dan sudah ada beberapa UKM penyedia proyek bantuan sosial Covid-19 yang kami dukung secara penuh. Dari situ, ada 340 ribu lebih kepala keluarga yang memperoleh dampak positifnya,” ungkap Ivan.

Pada bulan ini, dia menjelaskan, Akseleran turut mendukung penyelenggaraan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020 yang dilaksanakan oleh OJK bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait beserta Lembaga Jasa Keuangan (LJK) secara serentak di seluruh Indonesia.

“Kami juga menyiapkan booth secara virtual di event BIK ini selama bulan Oktober 2020 dan sudah menjadi bagian dari komitmen Akseleran dalam menyatukan aksi keuangan inklusif untuk memajukan Indonesia,” tambah Ivan. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT