07 October 2020, 03:55 WIB

BNI Luncurkan Aplikasi dan Kartu Tani Berjaya


MI | Ekonomi

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus mendorong kesejahteraan para petani. Untuk itu, BNI bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan Kartu Petani Berjaya di Bandar Lampung, kemarin.

Kartu Petani Berjaya bertujuan meningkatkan pendapat an petani menuju kese jahteraan melalui upaya penyelesaian permasalahan secara terstruktur, sistematis, dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Kartu Petani Berjaya itu menggunakan media aplikasi yang merupakan sistem untuk mendukung aktivitas pertanian digital seperti transaksi pembelian, penjualan, serta pengajuan pembiayaan ke lembaga keuangan secara digital.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara BNI dan Pemerintah Provinsi Lampung yang disaksikan Menteri Pertanian (Mentan) Sahrul Yasin Limpo dan petani desa.

Dalam sambutannya, Mentan Sahrul menyebutkan bahwa pemerintah telah menganggarkan alokasi subsidi pupuk, menyiapkan infrastruktur, bantuan, hingga permodalan. Dengan dukungan pemerintah yang begitu besar, sektor pertanian kembali membuktikan dapat terus produktif dan tumbuh melewati pandemi bahkan berkontribusi dalam ekspor.

“Dukungan yang diberikan pemerintah baik subsidi pupuk, bantuan, hingga permodalan dapat digunakan sebaik mungkin agar produktivitas dan kesejahteraan petani meningkat,” ujarnya.

Mentan Syahrul pun menyatakan dukungannya terhadap Kartu Petani Berjaya. Apalagi, kartu ini terintegrasi dengan KUR dan dapat digunakan untuk mendapatkan pupuk. Menurut Pemimpin BNI Wilayah Palembang Sunarna Eka Nugraha, saat ini BNI merupakan bank satu satunya yang bekerja sama dengan Kartu Petani Berjaya dalam penyediaan jasa keuangan dan perbankan.

"Penyaluran KUR yang dilakukan BNI saat ini menggunakan pola klaster. Adapun klaster yang dimaksud antara lain, klaster singkong, klaster tebu, klaster kopi, dan masih banyak klaster lainnya,” pungkasnya.

Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI, Bambang Setyatmojo menyampaikan Kartu Petani Berjaya selain sebagai media alokasi pupuk subsidi, juga merupakan tools bagi BNI dalam mendukung pencapaian program PEN. Dengan database yang ada, tentunya akan mempermudah eksekusi KUR Tani di lapangan. (Ant/E-1)

BERITA TERKAIT