06 October 2020, 19:33 WIB

Relawan Jokowi Diminta Laporkan Najwa Shihab ke Dewan Pers


Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum

POLDA Metro Jaya (PMJ) diketahui meminta Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu Silvia Dewi Soembarto untuk melaporkan Najwa Shihab ke Dewan Pers. Laporan ini terkait wawancara kursi kosong dalam program Mata Najwa.

Silvia menyebut laporan terhadap program Mata Najwa ditolak PMJ. "Jadi, tadi diarahkan polisi (untuk melapor) ke Dewan Pers. Karena kasus ini di luar hukum perdata dan pidana," ujar Silvia saat dikonfirmasi, Selasa (6/10).

Baca juga: Relawan Jokowi Laporkan Najwa ke Polisi Karena Wawancara Kursi

Polisi dikatakannya mengarahkan Silvia ke Dewan Pers untuk meminta rekomendasi dan referensi. Nantinya, Dewan Pers yang akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Pasal mana saja yang dilanggar, kode etik mana yang dilanggar," pungkas Silvia.

Lebih lanjut, Silvia menjelaskan alasan melaporkan Najwa Shihab terkait wawancara kursi kosong Menteri Terawan Agus Putranto. Menurutnya, acara itu melukai hatinya sebagai pendukung Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Ini Instruksi Luhut kepada Terawan Terkait Covid-19

Dia menyebut Terawan sebagai representasi pemerintahan Joko Widodo. Ketika Terawan dirundung di media sosial, kata Silvia, hal itu juga menyinggung Presiden Jokowi.

"Wawancara kursi kosong Najwa Shihab melukai hati kami sebagai pembela Presiden. Karena Menteri Terawan adalah representasi dari Presiden RI," imbuhnya.

Pun, dia menilai wawancara kursi kosong terhadap Terawan merupakan bentuk perundungan. “Narasumber tidak hadir, kemudian diwawancarai dan dijadikan parodi. Parodi itu tindakan yang tidak boleh dilakukan kepada pejabat negara, khususnya menteri," tandas Silvia.(OL-11)

BERITA TERKAIT