06 October 2020, 18:40 WIB

Teliti Lubang Hitam, Tiga Ilmuwan ini Raih Nobel Fisika


Adiyanto | Weekend

TIGA orang ilmuwan, Roger Penrose dari Inggris, Reinhard Genzel dari Jerman, dan Andrea Ghez dari AS meraih Nobel Fisika untuk penelitian mereka tentang lubang hitam.

Tm juri komite nobel, Selasa (6/10),  mengumumkan para fisikawan itu dipilih untuk penemuan mereka tentang salah satu fenomena paling eksotis di alam semesta, lubang hitam.

Menurut juri, Penrose, 89, dihormati karena menunjukkan bahwa teori relativitas umum mengarah pada pembentukan lubang hitam, sedangkan Genzel, 68, dan Ghez, 55, bersama-sama dianugerahi nobel tersebut karena menemukan bahwa benda tak terlihat dan sangat berat mengatur orbit bintang di pusat galaksi kita.

Ghez adalah perempuan keempat yang menerima Nobel Fisika sejak 1901 ketika ajang penghargaan ini diadakan.Sebelumnya perempuan yang meraih nobel di kategori ini adalah Marie Skłodowska Curie (Polandia), Maria Goeppert-Mayer (AS), dan Donna Strickland (Kanada)

Penrose menggunakan pemodelan matematika untuk membuktikan kembali pada 1965 bahwa lubang hitam dapat terbentuk, menjadi entitas yang darinya tidak ada, bahkan mampu menyedot cahaya ke dalamnya.

Genzel dan Ghez telah memimpin penelitian sejak awal 1990-an yang berfokus pada wilayah yang disebut Sagitarius A * di pusat Bima Sakti. (AFP/M-4)

BERITA TERKAIT