06 October 2020, 15:02 WIB

Korban Meninggal akibat Covid-19 Capai 1.037.971


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

VIRUS korona baru (covid-19) telah menewaskan setidaknya 1.037.971 orang sejak wabah muncul di Tiongkok Desember lalu. Lebih dari 35.243.990 kasus virus korona telah terdaftar di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, setidaknya 24.354.200 sekarang dianggap pulih.

Itu menurut penghitungan dari sumber resmi yang dikumpulkan oleh AFP, Senin (5/10) siang. Penghitungan, menggunakan data yang dikumpulkan oleh AFP dari otoritas nasional dan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meskipun demikian, angka tersebut mungkin hanya mencerminkan sebagian kecil dari jumlah infeksi yang sebenarnya.

Banyak negara hanya menguji kasus yang bergejala atau paling serius. Pada Minggu (4/10), 3.912 kematian baru dan 265.563 kasus baru tercatat di seluruh dunia.

Berdasarkan laporan terbaru, negara dengan kematian baru terbanyak ialah India dengan 903, diikuti oleh Amerika Serikat dengan 390 dan Brasil dengan 365. Amerika Serikat menjadi negara terparah dengan 209.734 kematian dari 7.418.737 kasus. Sedikitnya 2.911.699 orang telah dinyatakan pulih.

Setelah AS, negara yang paling terpukul yaitu Brasil dengan 146.352 kematian dari 4.915.289 kasus, India dengan 102.685 kematian dari 6.623.815 kasus, Meksiko dengan 79.088 kematian dari 761.665 kasus, dan Inggris dengan 42.350 kematian dari 502.978 kasus.

Negara dengan jumlah kematian tertinggi dibandingkan dengan jumlah penduduk yakni Peru dengan 99 kematian per 100.000 penduduk, diikuti oleh Belgia di 87, Bolivia, Brasil dan Spanyol keduanya 69.

Tiongkok--tidak termasuk Hong Kong dan Makau--hingga saat ini telah menyatakan 85.470 kasus, termasuk 4.634 kematian dan 80.628 pemulihan.

Amerika Latin dan Karibia secara keseluruhan memiliki 354.094 kematian dari 9.642.045 kasus, Eropa 235.553 kematian dari 5.798.368 infeksi, Amerika Serikat dan Kanada 219.215 kematian dari 7.584.893 kasus, Asia 144.479 kematian dari 8.600.351 kasus, Timur Tengah 47.140 kematian dari 2.069.460 kasus, Afrika 36.508 kematian akibat 1.516.886 kasus, dan Oseania 982 kematian dari 31.995 kasus.

Sebagai hasil dari koreksi oleh otoritas nasional atau keterlambatan publikasi data, angka yang diperbarui selama 24 jam terakhir mungkin tidak sama persis dengan penghitungan hari sebelumnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT