06 October 2020, 13:53 WIB

Uji Coba Selesai, Bus Listrik EV1 Penuhi Standar Operasional


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

SEHUBUNGAN dengan berakhirnya masa uji coba bus listrik dengan kode rute EV1 rute Blok M – Balai Kota, dua unit bus BYD yang dioperasikan yakni tipe C6 dan K9 akan beroperasi terakhir kalinya pada 6 Oktober 2020.

Kedua bus yang bekerja sama dengan PT Bakrie Autopart ini sebelumnya telah diujicobakan pertama kali sejak enam Juli 2020 lalu dengan mengangkut pelanggan.

Baca juga: Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat

Uji coba bus listrik ini sebagai tindaklanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 tahun 2020 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi jalan dan Instruksi Gubenur DKI Jakarta No 66 tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara dan Surat Keputusan (SK) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta No 76 tahun 2020 tentang Penugasan Kepada PT Transportasi Jakarta (Trans-Jakarta) untuk melaksanakan perpanjangan pelaksanaan uji coba bus listrik.

"Kedua bus BYD ini memiliki daya baterai yang tahan lama dengan jarak tempuh diperkirakan mencapai 250 km sebelum baterainya harus diisi ulang dengan durasi pengecasan kurang dari empat jam setiap harinya. Selain itu, kedua bus juga memiliki keunggulan lainnya seperti tidak menimbulkan polusi, biaya perawatan yang murah, kekuatan baterai yang tahan lama, hingga konsep green city yang sejalan dengan cita-cita Jakarta untuk menuju 4.0," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas PT Trans-Jakarta, Nadia Diposanjoyo, dalam keterangan resminya, Senin (5/10).

Selama masa uji coba, bus EV1 ini mendapat sambutan antusias dari pelanggan, di mana bus listrik EV1 tercatat telah melayani sebanyak 100 orang setiap harinya, khususnya jelang memasuki masa PSBB jilid II.

Selain itu selama diujicobakan, kedua bus listrik ini memiliki catatan evaluasi yang baik dan memuaskan baik secara layanan maupun dari sisi mesin hingga ketahanan baterai. Selama tiga bulan dilakukan uji coba, didapati dua unit bus listrik memiliki ketahan baterai yang baik dan juga stabil saat harus beroperasi penuh sesuai operasional dari Trans-Jakarta.

Baca juga: Guru Indonesia Diharap Jadi Teladan

"Dengan begini, kedua bus BYD ini dinyatakan telah memenuhi standart dari operasional Transjakarta dengan sangat baik. Terkait hasil evaluasi sendiri, baik pihak Trans-Jakarta dan PT Bakrie Autopart selaku pemilik telah melaporkan hasil evaluasi ujicoba bus listrik EV1 kepada Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta," terang Nadia.

Selanjutnya, baik Trans-Jakarta maupun PT Bakrie Autoparts akan menunggu arahan dari Dishub DKI Jakarta untuk melakukan tahapan selanjutnya dari upaya pengimplementasian penggunaan bus listrik secara penuh di DKI Jakarta dalam waktu dekat.

Sebagai tambahan, berikut spesifikasi dari kedua bus BYD yang baru saja selesai diujicobakan

1. Tipe K9

- Memiliki dimensi Panjang 12 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 3,3 meter

- Dilengkapi dengan motor listrik AC Synchronous motor dan baterai BYD Iron-Phospate berkapasitas 324 kWh

2. Tipe C6

- Memiliki dimensi yang lebih kecil dengan ukuran Panjang 7.403 mm, lebar 2.140 mm dan tinggi 3,4 meter.

- Dilengkapi dengan baterai Iron-Phospate dengan kapasitas 135 kWH

(OL-6)

BERITA TERKAIT