06 October 2020, 08:46 WIB

Setelah 75 Tahun, Lima Desa di Ende Ini Terang Benderang


Gabriel Langga | Nusantara

SETELAH 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, warga di lima desa di Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur akhirnya bisa menikmati aliran listrik PLN. Lima desa yang mendapatkan listrik nyala perdana itu, Desa Maurole Selatan, Desa Watunggere Marilonga, Desa Watunggere, Desa Nida dan Desa Unggu.

Manager PLN Unit Pelayanan 3 Flores bagian Barat, Yudi Lordianto mengatakan melalui program listrik desa, PLN terus berupaya menghadirkan listrik bago 494 kepala keluarga di lima desa di Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende. Rinciannya Desa Maurole Selatan sebanyak 76 KK, Desa Watunggere Marilonga 84 KK, Desa Watunggere 102 KK, Desa Nida 125 KK, dan Desa Unggu 107 KK.

"Kemarin, Senin (5/10) kita nyalakan penerangan perdana bagi warga yang ada di lima desa tersebut. Jadi untuk saat ini khusus di Kecamatan Detukeli sudah ada tujuh desa yang sudah menikmati aliran listriknya," papar Yudi.

Ia mengaku senang bisa memberikan sesuatu yang berharga bagi masyarakat yang ada di lima desa itu. Karena baginya, hadirnya listrik di lima desa itu tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat penerangan tetapi juga memberi manfaat dan kemajuan bagi warga dalam meningkatkan ekonominya.

Yudi menambahkan, saat ini masih ada enam desa di Kecamatan Detukeli yang belum menikmati aliran listrik PLN. Meski demikian, kata dia, enam desa yang belum ada aliran listrik itu sementara dalam proses pengerjaan jaringan listrik. Ia menargetkan tahun 2020, enam desa di Kecamatan Detukeli ini sudah bisa menikmati listrik seperti desa lainnya.

"Enam desa itu kita sementara proses pemasangan jaringan listrik. Kita targetkan tahun ini enam desa itu sudah bisa menikmati listrik sehingga seluruh desa yang ada di Kecamatan Detukeli teraliri listrik PLN," imbuh Yudi ini.

Yudi juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Ende yang telah mendukung pembangunan infrastruktur untuk melistriki desa-desa di kawasan 3T tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Nida, Berno Balludale Nober mengaku kerinduan warganya akan listrik kini sudah terjawab dengan tersambungnya listrik dari PLN. Sebab kata dia, lima desa di wilayah Kecamatan Detukeli ini merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Ende, yang akses kelistrikan belum ada selama bertahun-tahun. Sebelum listrik PLN masuk, ungkap Berno, warganya menggunakan lampu pelita untuk menerangi rumah dari gelapnya malam.

"Boleh dibilang, wilayah kami sekarang sudah merdeka dengan masuknya listrik. Masyarakat sudah bahagia, karena listrik PLN sudah nyala dan dinikmati warga. Saya merasa sangat senang dan bersyukur kepada Pemerintah melalui PLN Flores Bagian Barat karena sudah memasang jaringan di wilayah Kecamatan Detukeli. Sehingga hari ini masyarakat bisa menikmati listrik Negara secara perdana," pungkas dia.

baca juga: Kementerian PUPR Bangun Bendungan Sungai Kusan

Sementara itu, Senator muda anggota DPD RI asal NTT, Angelius Wake Kako memberikan apresiasi kepada pihak PLN meskipun di masa situasi pandemi covid-19 ini, PLN mampu memberikan pelayanan yang terbaik dengan memberikan penerangan bagi lima desa yang ada di Kecamatan Detukeli. Untuk itu, pihaknya akan selalu mendukung PLN dalam menjalankan program listrik desa sehingga seluruh desa yang ada di wilayah Flores bisa dituntaskan dengan dibangunnya jaringan listrik.

"Kita sangat mendukung upaya PLN dalam meningkatkan infrastruktur jaringan listrik untuk wilayah di wilayah Flores. Kita optimistis Program Jokowi akan Indonesia terang dapat tercapai di seluruh desa yang ada di wilayah Nusa Tenggara Timur," kata Angelius Wake Kako. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT