06 October 2020, 08:08 WIB

CDC Akui Penularan Covid-19 Bisa Lewat Udara di Ruang Tertutup


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengakui virus korona baru (covid-19) dapat bertahan di udara selama beberapa menit hingga beberapa jam setelah orang yang terinfeksi tidak lagi ada. CDC mengakui potensi penularan melalui udara (airborne).

Otoritas kesehatan ini mengatakan dalam pembaruan di situsnya, Senin (10/9) virus itu mungkin dapat menginfeksi orang yang berada lebih dari 6 kaki dari orang yang terinfeksi atau setelah orang itu meninggalkan ruangan atau tempat."

"Jenis penyebaran ini disebut sebagai penularan melalui udara dan merupakan cara penting penyebaran infeksi seperti tuberkulosis, campak, dan cacar air," ujar CDC.

CDC mencatat, bagaimanapun kasus-kasus yang terdokumentasi terkait penularan tersebut relatif jarang tetapi terjadi di dalam ruang tertutup yang memiliki ventilasi yang tidak memadai. Kadang-kadang terjadi ketika orang yang terinfeksi bernapas dengan berat saat bernyanyi atau berolahraga.

baca juga: Dokter Trump Sebut Presiden Belum Sepenuhnya Pulih

Data CDC menunjukkan penularan lebih normal terjadi ketika seseorang melakukan kontak dekat dengan orang lain yang terinfeksi.AS masih menjadi negara yang paling parah terkena pandemi virus korona dengan lebih dari 7,4 juta kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 210.000 kematian. (OL-3)

BERITA TERKAIT