06 October 2020, 06:00 WIB

Bank Jago Bersiap Right Issue Kedua


Try/E-1 | Ekonomi

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Jago Tbk (Bank Jago) menyetujui penyesuaian modal dasar atas hasil pelaksanaan rights issue tahap I yang dituntaskan April lalu senilai Rp1,3 triliun.

Dana hasil penerbitan saham baru tersebut digunakan untuk menambah modal, meningkatkan skala bisnis, me­rekrut sumber daya manusia yang relevan dengan aspirasi bank, dan investasi di bidang teknologi. Tambahan modal ini telah mendorong Bank Jago naik kelas ke kelompok BUKU II.

RUPSLB juga menyetujui rencana perusahaan menambah modal melalui penerbit­an saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue tahap II. “Pemegang saham telah memberikan persetujuan atas kedua agenda tersebut,” kata Direktur Utama Bank Jago, Kharim Siregar, kemarin, melalui rilis yang diterima.

Jumlah saham baru yang akan diterbitkan pada right issue tahap II mencapai seba­nyak-banyaknya 3 miliar saham. Dana hasil rights issue kali ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan agar dapat memenuhi aturan modal minimum bank sebesar Rp3 triliun, membiayai ekspansi usaha, investasi di infrastruktur teknologi infor­masi, dan pengembangan sumber daya manusia.

“Kami sangat mengapresiasi, terutama terkait rencana penambahan modal melalui rights issue tahap II. Hal tersebut menunjukkan tingginya komitmen pemegang saham dalam mendukung rencana strategis bank ini ke depan sebagai bank berbasis teknologi yang tertanam dalam suatu ekosistem,” kata Kharim.

Agar memiliki daya saing tinggi dan mampu beradaptasi terhadap perubahan yang diakibatkan pandemi covid-19, bank dituntut untuk terus memperkuat modal, meningkatkan skala usaha, dan membangun infrastruktur teknologi yang mumpuni.

“Kami beruntung memiliki investor yang sangat memahami bahwa bank berbasis teknologi itu perlu diperkuat dengan modal yang optimal,” kata Kharim. (Try/E-1)

BERITA TERKAIT