06 October 2020, 02:35 WIB

Hasil di Italia tidak Pengaruhi Mental Nadal di Paris


MI | Olahraga

MESKI Rafael Nadal gagal di Italia Terbuka 2020 beberapa pekan lalu, petenis Spanyol itu diprediksi akan bisa memukau di Prancis Terbuka 2020.

Pelatih Nadal saat ini, yaitu Carlos Moya, mengatakan anak asuhnya cukup terdampak di Paris dengan kekalahan di Italia. Apalagi Nadal datang tanpa memenangi turnamen apa pun dalam beberapa bulan terakhir ini.

“Namun, saya pikir ini tidak akan menjadi masalah yang besar dan itu terlihat sejauh ini, dia bermain dengan baik,” imbuhnya. 

“Ini jadi pengingat bagi kami, bahwa kami harus melangkah dengan hati-hati meskipun ia bermain bagus,” terangnya.

Meskipun Nadal gagal merebut juara di Roma karena kekalahan dua set langsung 2-6 dan 5-7 dari petenis Argentina Diego Schwartzman, Moya yakin dengan melihat performa sejak awal di Roland Garros, Nadal akan melaju ke final untuk mengangkat trofi Coupe des Mousquetaiers.

Nadal telah memaski perempat final. Besok dia akan bertanding melawan JannikSinner, petenis Italia yang menaklukkan unggulan keenam asal Jerman Alexander Zverev di babak keempat. Zverev kalah dengan skor 3-6, 3-6, 6-4, dan 3-6 dalam laga yang berlangsung Minggu (4/10).

Dalam konferensi pers, Zverev menceritakan kondisi tubuhnya tidak baik saat bertanding melawan Sinner. Dia mengaku mengalami demam dan kesulitan bernapas, bahkan ia terlihat batuk di lapangan selama pertandingan melawan Sinner sehingga memanggil dokter dan pelatihnya. Dia terus menunjukke tenggoroknya kemudian minum obat.

“Tidak ada yang salah, tapi saya benar-benar sakit setelah pertandingan dengan (Marco) Cecchinato di malam hari. Apa yang bisa saya katakan? Saya benar-benar sakit,” kata Zverev yang mengenakan masker saat konferensi pers.

Kondisi tersebut memunculkan spekulasi apakah Zverev terinfeksi oleh covid-19 kendati panitia pelaksana grand slam Roland Garros sudah melakukan uji kesehatan secara rutin dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Zverev menolak menjawab ketika dia terakhir kali dites virus korona pada konferensi pers pascapertandingan. (Rif/ATP/Ant/R-3)

BERITA TERKAIT