06 October 2020, 00:35 WIB

Nobel Kedokteran untuk Penemu Virus Hepatitis


MI | Internasional

NOBEL Kedokteran 2020 diberikan kepada Harvey Alter dan Charles Rice asal Amerika Serikat bersama dengan Michael Houghton asal Inggris atas jasa mereka dalam penemuan virus hepatitis C.

“Ketiganya dianugerahi Nobel atas kontribusi yang penting dalam memerangi hepatitis yang ditularkan melalui darah dan menjadi masalah kesehatan global,” kata tim juri Nobel.

“Penemuan virus hepatitis C mengungkap penyebab sisa kasus hepatitis kronis dan memungkinkan dilakukannya tes darah dan obat-obatan baru yang telah menyelamatkan jutaan nyawa. Sebelum karya mereka, penemuan virus hepatitis A dan B juga telah menjadi langkah penting ke depan,” kata Majelis Nobel di Karolinska Institute Swedia.

Berkat penemuan mereka, tes darah yang sangat sensitif untuk virus itu sekarang tersedia. “Temuan ini pada dasarnya telah menghapus hepatitis pascatransfusi di banyak bagian dunia dan meningkatkan kesehatan global,” kata komite Nobel.

Penemuan mereka juga memungkinkan perkembangan pesat obat antiviral yang diarah kan pada hepatitis C. “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, penyakit ini kini bisa disembuhkan, meningkatkan harapan pemberantasan virus hepatitis C dari populasi dunia,” kata juri.

Ketiganya akan berbagi hadiah Nobel sebesar 10 juta kronor Swedia (sekitar US$1,1 juta). Pemenang biasanya menerima hadiah dari Raja Carl XVI Gustaf dalam sebuah upacara resmi di Stockholm pada 10 Desember, sekaligus peringatan untuk mengenang kematian ilmuwan Alfred Nobel yang menciptakan hadiah dalam wasiat terakhirnya.

Namun, upacara tatap muka telah dibatalkan tahun ini karena pandemi covid-19 dan diganti dengan upacara di televisi yang menampilkan para pemenang mendapat penghargaan di negara asal mereka.

Tahun lalu, penghargaan serupa diberikan kepada peneliti AS William Kaelin dan Gregg Semenza dan Peter Ratcliffe dari Inggris atas penelitian tentang adaptasi sel dengan ketersediaan oksigen.

Penghargaan berikutnya ialah Nobel Fisika, Nobel Kimia, dan Nobel Sastra. Adapun Nobel Perdamaian pada Jumat (9/10), dengan spekulasi akan diberikan kepada remaja aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg, atau aktivis iklim lainnya ataupun kelompok kebebasan pers. Nobel 2020 akan ditutup dengan penghargaan di bidang ekonomi. (AFP/Hym/X-11)

BERITA TERKAIT