05 October 2020, 19:09 WIB

Penumpang Angkutan Umum Turun 19% Selama PSBB


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DINAS Perhubungan DKI Jakarta mencatat penurunan volume lalu lintas kendaraan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2 yang berlangsung sejak 14 September.

"Volume lalu lintas kendaraan bermotor rata-rata per hari mengalami penurunan sebesar 10,17%, dibandingkan saat pemberlakuan PSBB transisi," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo dalam keterangan resmi, Senin (5/10).

Penurunan volume lalu lintas juga tercatat pada lalu lintas sepeda, yakni mencapai 45,7%. Selain itu, jumlah penumpang angkutan umum perkotaan harian juga menurun. Saat ini, hanya ada 613.669 penumpang per hari.

"Volume penumpang angkutan umum perkotaan mengalami penurunan sebesar 19,22%, dibandingkan saat pemberlakuan PSBB transisi yang jumlahnya mencapai 759.726 penumpang per hari," imbuh Syafrin.

Baca juga: Wagub DKI Tegaskan Mini Lockdown Berlaku Sejak Awal PSBB

Lebih lanjut, dia mengungkapkan penurunan penumpang disertai dengan volume lalu lintas kendaraan pribadi yang juga turun. Kondisi ini dipengaruhi penurunan aktivitas perkantoran selama PSBB.

"Mobilitas masyarakat ke tempat kerja mengalami penurunan sebesar 5,14%, dibandingkan saat pemberlakuan PSBB Transisi," pungkasnya.

Untuk jumlah penumpang angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), kata dia, tercatat 4.318 penumpang per hari. Jumlah itu turun 29,41% dibandingkan saat penerapan PSBB transisi, yakni 6.117 penumpang per hari.(OL-11)

BERITA TERKAIT