05 October 2020, 19:05 WIB

Sindikat Pembobol Rekening Bank Dibekuk Bareskrim


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

BARESKRIM Polri meringkus sindikat pembobol akun nasabah bank serta aplikasi transportasi daring, Grab, dengan total uang yang digasak senilai Rp21 miliar.

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, menuturkan pihaknya telah mengamankan 10 orang. Para pelaku berinisial AY (19), YL (25), GS (26), K (53), J (50) dan RP (18), KS (28), CP (27), PA (38) dan AH (34).

Argo menjelaskan, kasus pengambilalihan akun rekening atau one time password (OTP) ini berawal pada Juni 2020.

"Ada laporan daripada perbankan masuk ke Mabes Polri. Kemudian ada laporan dari masyarakat yang masuk ke Mabes, kemudian laporan dari salah satu daring, transportasi online, Grab yang masuk ke Mabes," tutur Argo di Mabes Polri, Jakarta, (5/10).

Argo mengemukakan lebih dari satu bank yang melapor jadi korban kejahatan ini. Adapun jumlah kerugian mencapai Rp21 miliar terbagi oleh kerugian yang dibawa pelaku melalui aplikasi Grab sebanyak Rp2 miliar.

"Intinya dari masyarakat mengalami kerugian yang dilaporkan sekitar Rp21 miliar. Laporan salah satu, beberapa bank melebihi Rp100 miliar tapi sebagaian sudah ditahap 1," ungkapnya.

"Artinya sudah dikirim ke kejaksaan untuk di sidang. Tapi kali ini kami mengidentifikasi ada sekitar Rp21 miliar," tambahnya. (OL-13)

Baca Juga: DKI Gandeng 1.379 Sekolah Cegah Kekerasan Anak

BERITA TERKAIT