05 October 2020, 16:45 WIB

Cegah Banjir di Jaksel, Pembebasan Lahan Waduk Brigif Dikebut


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

AKIBAT hujan dengan intensitas lebat di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (5/10) malam, sebagian wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan terendam banjir.  

Sekretaris Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Dudi Gardesi mengungkapkan banjir di wilayah Jakarta Selatan bisa dikendalikan dengan penyelesaian Waduk Brigif. Waduk yang terletak di Kecamatan Jagakarsa itu saat ini proses pembebasan lahannya baru mencapai 60%.

Baca juga: Perlu Langkah Radikal dari Hulu dan Hilir Tangani Banjir Jakarta

"Sebenarnya untuk pengendalian banjir di wilayah selatan khususnya yang dialiri oleh Kali Krukut bisa dikendalikan dengan Waduk Brigif. Jadi kita tahan dulu airnya di sana sebelum dialirkan ke hilir dengan mekanisme pintu air. Namun, waduk itu belum bisa berfungsi karena pembebasan lahannya belum selesai," kata Dudi saat dihubungi Media Indonesia, Senin (5/10).

Dudi lebih lanjut menerangkan bahwa pembebasan lahan tidak bisa diselesaikan tahun ini disebabkan pandemi covid-19. Sebab akibat wabah, Pemprov DKI Jakarta harus melakukan realokasi anggaran. Dampaknya, sebagian besar anggaran pengendalian banjir dialihkan untuk penanggulangan wabah, pemberian bantuan sosial, dan pemulihan ekonomi.

"Iya anggaran pembebasan lahan kan berkurang menjadi sedikit karena realokasi. Kita baru bisa bebaskan lahannya di tahun depan," terangnya.

Sementara waduk itu belum bisa diselesaikan, Dudi menambahkan pihaknya berupaya untuk mengurangi banjir dengan membangun sumur resapan, normalisasi saluran, dan pengerukan lumpur di kali dan waduk. (Put/A-1)

 

BERITA TERKAIT