05 October 2020, 14:15 WIB

Menkeu Yakin Negara ASEAN Saling Bantu Saat Pandemi


Despian Nurhidayat | Ekonomi

MENTERI Keuangan Sri Mulyani meminta negara-negara ASEAN untuk meningkatkan kerja sama dalam penanganan dampak pandemi covid-19.

“Kita melihat ASEAN mengalami dampak cukup signifikan terhadap covid-19. Pemulihan ekonomi di ASEAN sangat bergantung pada kerja sama di ASEAN ini,” tutur Ani, sapaan akrabnya, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (5/10).

Menurutnya, perluasan kerja sama untuk mengatasi dampak pandemi dapat dilakukan melalui peningkatan investasi, perdagangan, serta mobilitas manusia.

Baca juga: Wapres Ajak Negara OKI Perkuat Kerja Sama Ekonomi

“Ini yang menjadi kunci kedinamisan dari ekonomi ASEAN,” imbuhnya.

Peningkatan kerja sama penting untuk dilakukan. Mengingat, seluruh kawasan mengalami tekanan luar biasa akibat pandemi covid-19. Tecermin dari kontraksi ekonomi dalam beberapa bulan terakhir.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyoroti ekonomi Malaysia yang terkontraksi 17,1%, Fillipina minus 16,5%, Singapura terkontraksi 13,2% dan Thailand minus 12,2%. Sementara itu, ekonomi Indonesia dikatakannya masih lebih baik, yaitu minus 5,32%.

“Mereka juga defisit APBN-nya, sangat dalam atau lebih besar dari Indonesia,” pungkas Ani.

Adapun Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi negara ASEAN tahun ini mengalami kontraksi. Seperti, Indonesia diproyeksikan minus 2-1,6%, Malaysia minus 6,1-4,9% dan Fillipina minus 9,9-6,9%.

Baca juga: Indikator Domestik Cukup Kuat Untuk Topang Rupiah

Kemudian, ekonomi Thailand diprediksi minus 10,4-8,3%, Vietnam terkontraksi 1,5-2,8%, Kamboja minus 2,9-2%, Laos minus 2,4- 0,6%, dan Myanmar minus 0,9-0,5%.

“Hanya Vietnam yang relatif cukup baik. Bahkan Kamboja yang bisanya relatif developing, tapi mereka juga mengalami kontraksi cukup dalam,” urainya.

Dirinya optimistis bahwa negara-negara ASEAN akan saling menguatkan dan meningkatkan daya tahan saat pandemi.

“Itu terlihat pada 1997-1998 saat ASEAN mengalami krisis finansial global. Namun, kawasan ini termasuk yang cepat untuk recovery,” tandas Ani.(OL-11)

BERITA TERKAIT