05 October 2020, 12:44 WIB

Harus Ada Terobosan Baru Kendalikan Korona di Kota Medan


Yoseph Pencawan | Nusantara

PENJABAT sementara Wali Kota Medan Arif Trinugroho menyatakan pemerintah kota akan segera melakukan upaya-upaya terobosan baru untuk lebih mempercepat penanganan pandemi Covid-19. Dorongan percepatan penanganan dibutuhkan karena sekitar 50% kasus Covid-19 di Sumut disumbang dari Kota Medan. Saat ini Sumut menempati peringkat tujuh secara nasional.

"Jika kita mampu menekan angka Covid-19 di Kota Medan, tentunya kasus Covid-19 di Sumut juga akan berkurang," ujarnya, Senin (5/10).

Dia memastikan akan ada beberapa strategi atau terobosan baru yang akan dilakukan pemkot. Saat ini pemkot masih mematangkan strategi tersebut dan berkoordinasi dengan Satgas Medan, Binjai, Deli Serdang (Mebidang). Upaya yang akan dilakukan adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kebersamaan penanganan covid-19  agar cepat tuntas. 

"Selain itu diperlukan juga kesadaran kolektif untuk mengatasi Covid-19 dengan terus menegakkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan. Sedikit saja kita abai dengan protokol kesehatan, maka dengan mudah terpapar Covid-19. Kita harus selalu waspada," lanjut Arif. 

baca juga: Pasien Covid-19 Sembuh di Riau Terus Bertambah

Berdasarkan data sementara, jumlah kasus aktif di Sumut sebanyak 34%, kasus sembuh 61,6% dan jumlah kasus meninggal sebanyak 410 4,2%. Adapun secara nasional, kasus aktif 22,90%, kasus sembuh 73,22% dan kasus meninggal 3,05%. Mengacu data tersebut, jumlah kasus positif Covid-19 di Sumut mengalami kenaikan sebesar 12,1%, sedangkan jumlah kasus meninggal mengalami kenaikan 133,3%. Sedangkan jumlah kematian kumulatif terbanyak di Kota Medan yakni 220, Deli Serdang (50), Tanah Karo (15), Binjai (13) dan Simalungun (12). (OL-3)

BERITA TERKAIT