05 October 2020, 11:54 WIB

Kampanye Mulai Memanas di Tanah Bumbu


Denny Susanto | Nusantara

PILKADA serentak 2020 di Kalimantan Selatan akan digelar di tujuh kabupaten/kota ditambah Pilkada tingkat provinsi. Saat ini tensi politik di Pilkada yang memasuki masa kampanye mulai memanas. Proses pelaksanaan Pilkada yang banyak mendapat perhatian dari masyarakat adalah Pilkada di salah satu daerah kaya sumber daya alam berupa batubara yaitu Kabupaten Tanah Bumbu. Berbagai isu negatif (black campaign) mencuat dialami masing-masing pasangan calon peserta Pilkada. 

Terkini isu miring menerpa pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu, Syafruddin H Maming– M Alpiya Rakhman (SHM-MAR). Beredar isu paslon nomor urut 1 tersebut disebut tidak peka terhadap anak yatim piatu. Menanggapi hal ini Syafruddin atau yang akrab disapa Cuncung menjelaskan bahwa Yayasan Haji Maming sudah menjadi donatur tetap bagi Istana Anak Yatim selama delapan tahun terakhir. Selain itu ada banyak bentuk kepedulian dirinya pribadi maupun keluarga terhadap keberadaan anak yatim ini. 

"Saya terpaksa  menyampaikan hal ini karena kami diserang isu tak sedap tidak peduli anak yatim. Saya tegaskan Yayasan H Maming adalah donatur tetap Istana Anak Yatim," tegas Cuncung, Senin (5/10). 

baca juga: Giliran Calon Wakil Bupati Bangka Tengah Positif Korona

Bahkan secara pribadi ia juga memelihara anak yatim di rumahnya. Keberadaan Istana Anak Yatim di Kabupaten Tanah Bumbu sendiri merupakan sesuatu yang membedakan kabupaten ini dengan daerah lainnya dimana berdiri rumah megah layaknya istana yang menampung ratusan bahkan ribuan anak yatim dari berbagai daerah. Tidak hanya sekadar rumah para anak yatim ini juga mendapat pendidikan untuk masa depan mereka ditambah bantuan sembako.Pilkada Tanah Bumbu diikuti tiga pasang calon yaitu  Syafruddin H Maming-Alpiya Rahman (SHM-MAR), Mila Karmila-Zainal Ariffin dan Zairullah Ashar-M Rusli, (Denny S/DY)
 

BERITA TERKAIT