05 October 2020, 09:58 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Jangka Pendek


Fetry Wuryasti | Ekonomi

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (5/10) dibuka pada level 4.947,04. Awal pekan ini IHSG diprediksi menguat. Penguatan didukung oleh informasi membaiknya kondisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memberikan sentimen positif jangka pendek.

"Secara teknikal pergerakan kembali bergerak pada tren konsolidasi. Pergerakan pada awal pekan masih minim sentimen dari data perekonomian. Dari dalam negeri jumlah kasus covid-19 secara harian juga masih mencemaskan," kata analis Artha Sekuritas Dennies Christoper, Senin (5/10).

Bursa AS akan sangat volatile berhubungan dengan kondisi kesehatan Presiden Trump. Sedangkan bursa Asia dibuka menguat setelah adanya informasi bahwa kondisi kesehatan Presiden Trump membaik pada pagi ini.

"Tidak ada data ekonomi yang mempengaruhi investor pada hari ini. IHSG diprediksi menguat pada rentang resisten 5.017-4.971 dan rentang support 4.880-4.835," kata Dennies.

Pada awal Oktober, Jumat (2/10) IHSG ditutup melemah. IHSG ditutup di level 4.926,73 (-0,87%), pelemahan didorong oleh sektor infrastruktur (-2,25%) dan pertanian  (-1,24%).

IHSG ditutup melemah didorong oleh kecemasan investor setelah ada kabar Trump positif covid-19. Investor melihat ini akan mempengaruhi kondisi politik dan ekonomi Negeri Paman Sam.

Bursa AS turut terimbas kabar ini. Indeks Dow Jones ditutup pada oevel 27.682,81 (-0,48%), NASDAQ ditutup 11.075,02 (-2,22%), S&P 500 ditutup 3.348,44 (-0,96%). (E-3)

BERITA TERKAIT