05 October 2020, 09:42 WIB

Dokter Sebut Kasus Covid-19 Trump Cenderung Parah


Faustinus Nua | Internasional

DOKTER yang tidak terlibat merawat Presiden Donald Trump mengungkapkan fakta bahwa penggunaan deksametason atau steroid generik yang banyak dipakai pada penyakit lain untuk mengurangi peradangan adalah bukti bahwa penyakit yang diidap orang nomor satu di AS cenderung parah.

Sebelumnya Tim medis Trump pada hari Minggu menyebutkan Trum menggunakan pengobatan steroid karena kadar oksigennya rendah. Tim dokter juga memastikan kondisi Trump semakin membaik dan diperkirakan bisa keluar dari rumah sakit Senin.

"Apa yang saya dengar dalam uraian konferensi pers menunjukkan bahwa Presiden memiliki penyakit yang lebih parah daripada gambaran yang umumnya optimistis," kata Dr Daniel McQuillen, seorang spesialis penyakit menular di Rumah Sakit & Pusat Medis Lahey di Burlington, Massachusetts.

Komunitas Penyakit Menular Amerika mengatakan deksametason bermanfaat pada orang dengan kasus Covid-19 kritis atau parah yang membutuhkan oksigen ekstra. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa obat tersebut tidak membantu dan bahkan mungkin berbahaya pada orang dengan kasus penyakit yang lebih ringan.

Trump mencoba mengejutkan pendukungnnya yang setia menunggu di depan rumah sakit. Ia keluar rumah sakit dengan naik mobil keliling jalan di sekitar rumah sakit sambil melambaikan tangan kepada para pendukungnya pada Minggu (4/10) malam. Trump langsung kembali ke RS militer Walter Reed setelah perjalanan singkat tersebut.

"Trump akan kembali ke Gedung Putih karena di sana ada rumah sakit dan perawatan yang mendukug," kata Dr Walid Gellad, profesor kedokteran di Universitas Pittsburgh, salah satu tim dokter.

baca juga: Selama Dirawat, Trump Tetap Temui Pendukungnya di Depan RS

Selama di rumah sakit, Trump juga diobati dengan remdesivir selaa lima hari. Dr Amesh Adalja, spesialis menular di Universitas Johns Hopkins menambahkan jika kondisi Trump terus membaik dan tanpa bantuan oksigen lagi, ia boleh dipulangkan. Tim dokter akan terus mengawasi kondisi kesehatan Trump, untuk mengetahui risiko kesehatannya bila benar harus pulang pada Senin ini. 

Kepala Petugas Medis di New York's Northwell Health, Dr David Battinelli mengingatkan apabila Trump sudah diperbolehkan pulang, ia tetap harus menjalani pemulihan.

"Sangat tidak mungkin baginya untuk keluar dan mengikuti jejak kampanye dalam waktu kurang dari 14 hari," katanya.(CNA/OL-3)

BERITA TERKAIT