05 October 2020, 01:50 WIB

Pilkada di DIY Butuh 6.108 Pengawas di TPS


Ardi Teristi | Nusantara

PILKADA Serentak 2020 di tiga kabupaten di DIY, yaitu Gunungkidul, Sleman, dan Bantul, membutuhkan 6.108 pengawas tempat pemungutan suara (TPS). Bawaslu DIY pun mengajak masyarakat di tiga kabupaten tersebut untuk berpartisipasi menjadi pengawas TPS.

"Kabupaten Gunung Kidul membutuhkan 1.900 orang pengawas TPS, Bantul membutuhkan 2.084 orang, dan Sleman sebanyak 2.124 orang," terang Bagus Sarwono, Ketua Bawaslu DIY, Minggu (4/10).

Proses perekrutan dilakukan serentak secara nasional, yang pengumuman pendaftaran dimulai sejak 30 September 2020. Perekrutan dilaksanakan   panwaslu kecamatan setempat serta dapat dibantu oleh panwaslu kelurahan/desa. Pengumuman pendaftaran dapat dilihat di setiap papan pengumuman di kantor desa/kelurahan, panwaslu kecamatan, serta akun media sosial panwaslu kecamatan.

Syarat menjadi pengawas TPS ada banyak, mulai dari WNI, berusia minimal 25 tahun, minimal menempuh jenjang pendidikan formal SMA/sederajat, nonpartisan, sehat jasmani, rohani, bebas narkoba, hingga bersedia menjalani rapid test atau Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

"Jumlah pendaftar yang dibutuhkan minimal dua orang di setiap TPS, atau sebanyak 12.216 orang," jelas dia.

Jika sampai batas waktu akhir pendaftaran kebutuhan minimal jumlah pendaftaran belum terpenuhi, panwaslu kecamatan akan memperpanjang waktu pendaftaran khusus di TPS yang belum  terpenuhi. Para pendaftar akan melalui beberapa tahapan, dari pendaftaran, penerimaan,  dan penelitian berkas administrasi, dan wawancara hingga 15 Oktober 2020.

Panwaslu kecamatan juga membuka masukan publik terhadap nama-nama calon yang mendaftar. Nama-nama tersebut akan diumumkan pada 28 Oktober sampai 3 November 2020. (R-1)

BERITA TERKAIT