04 October 2020, 13:38 WIB

Mahfud Ajak Kiai Gencarkan Kampanye Protokol Kesehatan


Cahya Mulyana | Humaniora

MENTERI Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta tokoh agama, termasuk kiai, untuk membantu upaya penanggulangan covid-19.

Salah satu caranya, mengajak santri dan masyarakat untuk hidup bersih dan mematuhi protokol kesehatan.

"Kiai memegang peran yang amat penting. Tidak hanya di pondok, tapi juga di kalangan masyarakat, khususnya di Madura,” ujar Mahfud saat memberikan sambutan di Pondok Pesantren Annuqayah, Sumenep, Jawa Timur, Minggu (4/10).

Baca juga: Covifor, Obat untuk Pasien Covid-19 Gejala Berat, Resmi Diedarkan

“Sebab dengan ketokohan, teladan, serta ilmu yang dimiliki, santri dan masyarakat Madura pada umumnya tunduk dan patuh pada kiai," imbuhnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur, Kabupaten Sumenep masih berstatus zona merah. Kondisi itu tidak lepas dari rendahnya penerapan protokol kesehatan. Mahfud pun meminta kiai untuk menggencarkan kampanye protokol kesehatan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, dia berharap pondok pesantren Annuqayah dengan 6.000 santri, dapat menjadi contoh dan garda terdepan dalam menekan kasus covid-19 di Pulau Madura.

Pondok Pesantren yang didirikan KH Mohmammad Syarqawi pada 1887, lanjut Mahfud, memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat.

Baca juga: Jokowi Terbitkan Inpres Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

"Agar semua tetap mematuhi anjuran pemerintah dalam menekan penyebaran covid-19," pungkasnya.

Kehadiran Mahfud di salah satu pondok pesantren tertua di Madura, mendapat sambutan hangat dari para ulama, tokoh masyarakat dan aparat pemerintah.

Seusai berkampanye dan melakukan sarasehan ulama di Annuqayah, Mahfud beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Pondok Pesantren Al Amien, Sumenep.(OL-11)

BERITA TERKAIT