04 October 2020, 04:05 WIB

Haryati Lawidjaja: Jangan Menyerah


Bus/M-4 | Weekend

TIDAK ada yang mustahil di dunia ini jika kita berserah diri kepada Tuhan. Demikian prinsip yang diyakini Haryati Lawidjaja. Meski mengidap kanker serviks stadium akhir, perempuan berusia 42 tahun yang akrab disapa Fey ini tetap optimistis menjalani hidup.

“Awal ceritanya itu ketahuannya tidak sengaja. Suatu saat saya sakit tifus sehingga harus bolak-balik check up ke rumah sakit. Nah, setelah check up saya berinisiatif untuk USG dan baru ketahuan kalau saya menderita kanker yang sudah stadium 4B. Saya sempat syok dan nggak percaya.” ungkap Fey menceritakan pengalaman awalnya mengetahui penyakitnya.

Setelah mengetahui dirinya mengidap kanker stadium akhir, Fey tak kehilangan semangat hidup. Dia memutuskan ber­upaya sekuat tenaga melawan penyakit tersebut dengan menjalani berbagai pengobatan dan rutin berolahraga. Ia bahkan sempat mengikuti perlombaan maraton di Kuba sebelum menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Modern Cancer Guangzhou, Tiongkok.

“Saya berobat hanya sendirian karena saya dari dulu itu orangnya suka sendiri kalau ke mana-mana. Mungkin akan membuat saya lebih berpikir jernih, dibandingkan saya harus mengajak siapa gitu,” imbuhnya.

Pada Juni 2017, sebuah keajaib­an muncul. Dokter menyatakan ia sembuh total dari kanker yang diidapnya.

“Ini adalah keajaiban Tuhan yang tidak terhingga. Tuhan seakan menjawab semua doa saya. Rasanya saya seperti diberi hidup baru. Inilah yang kemudian membuat saya ingin berbagi harapan dan keajaiban tersebut kepada teman-teman penderita kanker lainnya agar tidak menye­rah,” papar Fey.

Pengalaman selama 8 bulan menjadi seorang penyintas kanker kemudian menggerakan hati Fey untuk membantu penderita lainnya. Melalui benihbaik.com, dia menghimpun sejumlah dana untuk membantu para pengidap kanker berjuang melawan penyakit tersebut. (Bus/M-4)

BERITA TERKAIT