03 October 2020, 22:35 WIB

Polda Sulsel Buru Pemalsu Merek Ke Pekalongan


Aries Wijaksena | Nusantara

PENYIDIK Polda Sulawesi Selatan memburu tersangka IM ke Pekalongan, Jawa Tengah.

IM diburu karena menjadi buronan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemalsuan merek Lois oleh penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel sejak April 2020.

Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam menegaskan sedang mendalami kasus pemalsuan brand Lois yang dipasarkan di Sulawesi Selatan.  “Saya akan mengecek dan mendalami informasi ini,” jawab Kapolda.

Polda Sulsel dalam perkembangannya, sudah melakukan perburuan tersangka pemalsuan merek di Sulawesi Selatan tersebut. Namun tersangka sudah tak ditemukan jejaknya.

Ternyata IM sudah melarikan diri ke Pekalongan-Jawa Tengah. Tersangka diduga memproduksi dan memalsukan celana merek Lois Jean di pabriknya di Pekalongan-Batang. Produk kemudian dipasarkan di Sulawesi Selatan.

Guna kepentingan penyidikan pemalsuan, Polda Sulsel sudah mengirimkan penyidik ke Pekalongan sebanyak empat kali. Baru-baru ini, tiga orang penyidik dikirim langsung untuk menangkap tersangka dan hingga kini masih berada di Pekalongan.

Syahrial, dari PT Intigarmindo Persada selaku perwakilan pemegang merek resmi Lois dan pelapor kasus ini, membenarkan keberadaan penyidik Polda Sulsel di Pekalongan untuk menangkap tersangka.

“Betul, tadi penyidik Polda Sulsel mampir ke pabrik kami di Pekalongan untuk meminta informasi terkait pemalsuan merek Lois untuk kepentingan penangkapan tersangka,” kata Syahrial, Sabtu (3/10).

Namun Syahrial menyatakan belum tahu perkembangan penangkapan IM. “Kalau soal itu, kami sama sekali belum tahu. Pihak Polda Sulsel dan Polresta Pekalongan yang lebih tahu,” ujarnya. (J-1)

BERITA TERKAIT