03 October 2020, 16:10 WIB

Raih Dana Segar, Perusahaan Panel Surya Siap Ekspor


Wisnu AS | Ekonomi

PERUSAHAAN energi dan produsen panel surya dan modul surya PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) berencana memulai operasional pabrik kedua di Cisalak, Depok, untuk meningkatkan kapasitas produksi panel surya dan modul surya. Ini untuk memenuhi pasar ekspor yang terus meningkat, seiring tren peningkatan konsumsi energi bersih secara global.

"Penambahan modal kerja untuk kebutuhan itu diperoleh dari hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issues dengan menerbitkan saham baru sebanyak 199.188.920 lembar," ujar Direktur Utama JSKY, Christoper Liawan, usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Kantor Perseroan, Cicadas, Bogor, kemarin.

Saham baru itu ditawarkan ke publik seharga Rp500 per lembar pada harga nominal Rp50 per lembar. Penerbitan saham baru ini akan diikuti dengan penerbitan waran sejumlah 707.120.666 dengan penawaran Rp650 dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Ini dapat dikonversikan menjadi kepemilikan saham sebanyak-banyaknya 35% dari jumlah yang telah ditempatkan dan disetor penuh melalui mekanisme HMETD.

Dengan penerbitan saham baru itu, JSKY menargetkan perolehan tambahan modal yang dihimpun sebanyak Rp99,59 miliar. Rencananya, seluruh dana yang terhimpun akan digunakan untuk penambahan modal kerja perseroan setelah dikurangi biaya-biaya emisi.
 
Selain itu, ada perubahan pada dewan komisaris dengan masuknya Burhanudin Amin sebagai Komisaris Independen. Burhanudin akan satu tim dengan Komisaris Utama yang tetap ditempati Jackson Tandiono. Dewan direksi juga berubah, yakni Christoper Liawan yang sebelum komisaris kini menduduki posisi direktur.

Masuknya Burhanudin Amin sebagai Komisaris Independen diharapkan memberikan kontribusi positif bagi perseroan. Burhanudin Amin sebelumnya dikenal adalah perwira tinggi TNI dengan pangkat terakhir letnan jenderal (purnawirawan) dengan jabatan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat. (OL-14)

BERITA TERKAIT