03 October 2020, 16:00 WIB

Batik Khas Sukun Rambah Malaysia


Bagus Suryo | Nusantara

UNIK, perajin batik Kota Malang menggelar festival di kawasan permakaman umum yang dikenal sebagai kuburan londo. Yang menarik lagi, batik tersebut sudah merambah ke luar negeri, yakni Malaysia.

Ketua Panitia Festival Batik Eko Zainuddin mengatakan hal itu di Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/10). "Melalui event ini kami ingin mengenalkan batik yang ada di Sukun kepada warga Kota Malang secara meluas," katanya.

Meski sudah sampai ke Malaysia, ia mengakui pemasaran batik tetap perlu digencarkan, bukan saja dari mulut ke mulut, tetapi juga masif melalui daring. Di Kota Malang, sentra batik selain di Kecamatan Sukun juga ada kampung Celaket, kampung Bunulrejo, kampung budaya Polowijen, dan kampung Budaya Tunggul Wulung.

Wali Kota Malang Sutiaji bersama Ketua Umum Dekranasda Kota Malang Widayati memotivasi para perajin terus mengembangkan inovasi dan kreativitas. Batik bermotif buah sukun yang menjadi primadona agar dieksplorasi secara mendetail sehingga menjadi batik khas wilayah Kecamatan Sukun.

"Bisa ambil buahnya, daunnya, serat pohonnya, rantingnya, dan yang lain. Saya yakin dengan sentuhan seni yang ada akan jadi motif yang menarik," tutur Sutiaji. Festival itu terselenggara atas kolaborasi kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan karang taruna. (OL-14)

BERITA TERKAIT