03 October 2020, 14:30 WIB

Tes Usap di Yogyakarta Melebihi Standar WHO


Ardi Teristi | Nusantara

PELACAKAN dan tes usap digencarkan Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasilnya, seperti diungkapkan Sekretaris Daerah Kadarmanta Baskara Aji, tes usap di daerah ini sudah melebihi batas minimal yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia WHO.
 
Berdasarkan standar WHO, tes usap harus dilakukan untuk 1.000 orang dari satu juta penduduk per minggu. Dengan jumlah warga DI Yogyakarta yang mencapai 3,8 juta jiwa, standar tes usap di DIY minimal sebanyak  3.800 orang per minggu.

"Kami sudah bisa melakukan pemeriksaan tes usap per minggu mencapai 5.000 orang. Angka itu sudah melebihi ketentuan WHO," tandas Kadarmanta

Selama Pandemi Covid-19, Ekspor Mebel Meningkat

Dengan pelaksanaan tes usap massal, ia yakin warga yang terpapar tanpa gejala bisa segera ditemukan. Setelah mereka diisolasi, risiko penularan bisa dikurangi.

Dia menambahkan semakin dini kasus-kasus baru ditemukan, kemungkinan pasien bisa segera sembuh semakin besar.

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta masih memiliki dana cukup untuk melakukan uji usap. "Tapi, yang kami khawatirkan ketersediaan reagen di pasaran. Kami berharap tidak terjadi kekosongan stok reagen," tambah Kadarmanta. (N-3)

BERITA TERKAIT