03 October 2020, 14:25 WIB

Penyintas Covid-19 Pompa Semangat Para Pasien


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Humaniora

 

PENYINTAS virus korona Ara Wiraswara mesti menjalani tes usap (swab test) sampai 17 kali. Pada tes ke-1 hingga 10, ia memiliki hasil positif. Baru pada tes ke-11, hasilnya negatif. Sayangnya, hasil tes ke-12 sampai 15, ia kembali positif. Akhirnya, pada tes ke-16 dan 17, ia memperoleh hasil negatif.     

Setelah dinyatakan negatif dua kali melalui perjuangan panjang, Ara pun menelurkan ide mendirikan Teman Lawan Covid-19. Di sini mantan pasien covid-19 atau yang disebut survivor covid-19 mendampingi satu pasien covid-19 untuk membantu meningkatkan imun dari segi psikis.

"Kami tidak berniat untuk mengganti dokter dan perawat. Dokter dan perawat biar menyembuhkan secara klinis. Para survivor membantu secara psikis pasien," katanya dalam diskusi virtual Polemik MNC Trijaya bertajuk Sinergi Mencari Obat Covid, Sabtu (3/10).

Teman Lawan Covid-19 pada intinya menjadi teman curhat pasien. Mereka dapat berkomunikasi lewat Whatsapp agar tidak merasa terbebani dengan pemikiran dan mampu mengelola emosi.

Hingga saat ini, Ara mengatakan sudah ada 35 relawan survivor yang tergabung sejak launching pada September silam. Nanti, para survivor akan disandingkan dengan pasien melalui beberapa karakteristik dari mulai umur, gejala, dan sebagainya agar ajang curhat tersebut dapat lebih cocok satu sama lain.

Ara bahkan mengaku saat ini Teman Lawan Covid-19 mengarah juga pada bantuan secara ekonomi dan edukasi kepada pasyarakat. "Ada kekhawatiran, masyarakat tidak paham sehingga pasien akan mendapatkan beban tambahan saat pulang. Kami mendorong masyarakat juga agar menjadi pendukung pasien," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT