03 October 2020, 14:00 WIB

DPRD DKI Tagih Rancangan APBD Perubahan 2020


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

TAHUN 2020 sudah memasuki kuartal terakhir. Namun, hingga saat ini, Pemprov DKI belum juga menyerahkan rancangan APBD Perubahan 2020.

Biasanya, Rancangan APBD Perubahan 2020 diajukan pada Agustus atau September dan selesai pada Oktober.

Baca juga: Satpam Larang Wartawan Meliput di Alun-Alun Depok

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi pun menunggu-nunggu Pemprov DKI menyerahkan Rancangan APBD Perubahan 2020.

"Iya seharusnya bulan ini malah sudah selesai bahas. Tapi ini draftnya belum ada juga," kata Suhaimi saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (3/10).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadian Sejahtera itu bahkan sudah terus berkomunikasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Sri Haryati agar draf APBD Perubahan segera diserahkan untuk dibahas.

"Saya sudah wa Bu Sri. Ya mudah-mudahan segera diberikan. Karena kan pasti ada perubahan-perubahan anggaran," kata Suhaimi.

Untuk menyesuaikan postur anggaran dan belanja daerah pemerintah daerah dengan kebijakan yang berjalan di pertengahan tahun pemda akan mengajukan rancangan APBD Perubahan ke DPRD agar dibahas dan disahkan menjadi peraturan daerah (perda).

Pada tahun ini, APBD Perubahan menurut Suhaimi, berperan penting untuk segera dibahas karena melalui APBD Perubahan itu, kucuran dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akan diakomodir.

Pemprov DKI diketahui meminjam dana PEN sebesar Rp12,5 triliun yang turun dalam dua tahun yakni tahun ini sebesar Rp4,5 triliun dan tahun depan sebesar Rp8 triliun.

"Iya karena ada dana-dana PEN itu kan untuk pengendalian banjir dan sebagainya yang harus diakomodasi. Berkenaan dengan itu harus segera dibahas APBD Perubahan," tegas Suhaimi. (OL-6)

BERITA TERKAIT