03 October 2020, 12:26 WIB

Selama Pandemi Covid-19, Ekspor Mebel Meningkat


Haryanto | Nusantara

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi PT Inizio yang terus berproduksi dan melakukan ekspor selama masa pandemi covid-19. Hebatnya lagi, orderan yang diterima UMKM tersebut malah meningkat nyaris 30% selama pandemi.

Sabtu (3/10), Ganjar memulai aktivitas paginya dengan gowes dari rumah dinasnya menuju ke Kabupaten Kendal. Di sana, Ganjar secara khusus ingin mendatangi pabrik produksi milik PT Inizio sembari nge-vlog.

PT Inizio merupakan pabrik furnitur, spesialisasi furnitur outdoor. Mereka memproduksi kursi pantai, hingga kursi dan meja makan untuk luar ruangan. Semuanya, didesain khusus dan menggunakan bahan lokal.

Baca juga: Hipmi Papua Barat Apresiasi Terobosan Erick Thohir Terkait UMKM

"Pabrik kita sudah berjalan 15 tahun. Sebanyak 95% produksi kita ekspor," kata Owner UMKM PT Inizio Efran kepada Ganjar.

Berkunjung selama kurang lebih 45 menit, Ganjar berkeliling menengok produksi dari furnitur outdoor yang bermaterial kayu dan plastik sintetis tersebut.

Efran mengatakan mayoritas pasar dari produknya adalah negara-negara Eropa.

"Ekspornya 72% ke eropa, 18% ke Amerika, 7% Asia, dan 3% lagi Afrika. Lokal juga ada, tapi biasanya pesanan khusus hotel-hotel," katanya.

UMKM tersebut, saat ini, melibatkan setidaknya 300 karyawan yang berusia sekitar 19-50 tahun. Kebanyakan, merupakan lulusan SMA/SMK. Bahkan, pendesain furnitur juga lulusan SMK.

"Desain kami khusus, asli dari putra Kendal. Kebanyakan limited, jadi yang tahun ini sudah dibikin, tidak diproduksi lagi ganti desain baru," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam kesempatan itu mengapresiasi kreativitas pemilik UMKM tersebut. Dengan bahan yang sederhana, didesain sedemikian rupa sehingga hasilnya menarik dan jadi incaran buyer asing.

"Ini keren, di tengah era ekonomi baru, ada pandemi yang membuat semuanya serba sulit, ada UMKM yang justru omzetnya naik 18-20%," kata Ganjar.

Ganjar juga mengapresiasi bagaimana UMKM tersebut menyerap ratusan pekerja lokal dan melatihnya.

Di sisi lain, Ganjar mengusulkan agar UMKM tersebut membuka pelatihan bagi masyarakat untuk bisa bekerja di rumah.

"Jadi pabrik ini butuh tambahan pekerja. Saya usul tadi supaya merekrut dan kemudian melatih. Tetapi barang yang akan diproduksi itu bisa dibawa pulang untuk kemudian dikerjakan di rumah. Sehingga tidak penuh menumpuk di pabrik," terang Ganjar.

Di sela kunjungannya itu, Ganjar juga tidak henti-hentinya mengingatkan para pekerja di pabrik untuk memperhatikan jarak antara satu dengan yang lain.

Ganjar pun tidak sungkan mengingatkan mereka dengan spontan.

Tidak hanya itu, Ganjar bahkan sempat mengobrol dengan salah satu pegawai office yang sedang hamil. Ganjar mengingatkan agar menjaga kandungannya yang berusia 9 bulan dengan baik. (OL-1)

BERITA TERKAIT