03 October 2020, 09:42 WIB

DPRD DKI Apresiasi Keputusan Pembatasan Harga Swab Test


Yanti Nainggolan | Megapolitan

ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta Farazandi Fidinansyah mengapresiasi usulan penurunan dan pembatasan harga swab test menjadi Rp900 ribu. Bahkan, ia mendorong pemerintah menyediakan swab test gratis.

"Karena harga swab test yang ada sekarang tidak dapat dijangkau masyarakat banyak," ujar dia saat dihubungi, Sabtu (3/10).

Namun, politikus PAN tersebut menilai angka tersebut terbilang masih cukup tinggi dibanding negara-negara lain. Ini bisa menjadi beban, apalagi di kondisi ekonomi seperti sekarang.

"Pemerintah harus pro terhadap kebijakan yang tidak membebani masyarakat dan memberikan bantuan yang merata dan tepat sasaran," ucap dia.

Baca juga: Masker Scuba dan Buff tidak Dilarang

Ia juga berpendapat seharusnya pemerintah lebih fokus mengratiskan swab test, seperti di Surabaya, Jawa Timur. Tujuannya agar masyarakat tergerak untuk pengecekan secara aktif atau berkala.

"Sosialisasinya pun harus lebih gencar, karena masih banyak masyarakat yang belum tahu ada swab test gratis di lingkungan mereka," tambah dia.

Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyebut harga tes usap atau swab test diatur maksimal Rp900 ribu. Pengaturan ini sesuai rekomendasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Untuk pengetesan swab test melalui PCR harga akan ditentukan maksimal Rp900 ribu," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku ketua komite dalam video conference di Jakarta, Jumat (2/10). (OL-1)

BERITA TERKAIT