03 October 2020, 08:36 WIB

Suhu di Semenanjung Antartika Semakin Menghangat


Adiyanto | Weekend

TAHUN 2020 menjadi tahun ‘terpanas’ di Semenanjung Antartika dalam tiga dekade terakhir. Demikian hasil sebuah studi Universitas Santiago de Chile, yang diumumkan Jumat (2/10).

Menurut para peneliti di Pangkalan Frei Angkatan Udara Chile di Pulau King George, antara Januari dan Agustus, suhu di semenanjung itu mencapai antara 2 dan 3 derajat Celcius (35,6 dan 37,4 derajat Fahrenheit), yang merupakan bagian paling utara dari daratan Antartika.

Suhu tersebut "lebih dari 2 derajat Celcius di atas nilai-nilai tipikal," kata pakar iklim Raul Cordero dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Chilean Antarctic Institute (INACH), seperti dikutip AFP, Sabtu (3/10).

"Di ujung paling utara Semenanjung Antartika, suhu maksimum rata-rata sepanjang tahun ini di atas 0 derajat. Ini tidak terjadi selama 31 tahun," tambah Cordero.

Dia menyebut fakta itu mengkhawatirkan, karena bisa menunjukkan bahwa laju cepat pemanasan laut yang diamati di daerah itu pada akhir abad ke-20 sedang berlanjut.

Sebaliknya, suhu musim dingin Belahan Bumi Selatan yang tinggi berbeda dengan yang tercatat antara Agustus dan September, yang mencapai -16,8 derajat Celcius, terendah sejak 1970.

Semenanjung Antartika adalah bagian paling utara Antartika, di mana terdapat pangkalan ilmiah dan militer dari beberapa negara, termasuk Argentina, Cile, dan Inggris. (/M-4)

BERITA TERKAIT