03 October 2020, 06:58 WIB

Kasus Covid-19 di Klaten Belum Mereda


Djoko Sardjono | Nusantara

KASUS covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, sebanyak 21 pasien dinyatakan sembuh. Namun, ada penambahan 13 orang yang terkonfirmasi positif dan satu meninggal dunia, Jumat (2/10).

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Cahyono Widodo mengatakan kasus covid-19 di Klaten masih fluktuatif. Karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada.

Sebanyak 21 pasien positif yang dinyatakan sembuh adalah warga dari Kecamatan Tulung, Cawas, Prambanan, Klaten Selatan, Wonosari, Delanggu,Trucuk, dan Klaten Utara.

Baca juga: Pemkot Tegal Tetap Mengawal Isolasi Mandiri

Sebelumnya, pasien terkonfirmasi positif yang sembuh, tiga di antara mereka dirawat di rumah sakit dan 18 pasien lainnya menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis.

"Meskipun sudah dinyatakan sehat atau sembuh, mereka tetap diharuskan melakukan isolasi mandiri tambahan di rumah masing-masing minimal selama tujuh hari," kata Cahyono.

Sedangkan, penambahan 13 orang terkonfirmasi positif covid-19 berasal dari enam kecamatan, yaitu Klaten Utara, Wedi, Juwiring, Wonosari, Jatinom, dan Delanggu.

Pasien terkonfirmasi positif tersebut, tujuh orang kontak erat kasus positif, satu dimungkinkan terpapar di Klaten, dan empat pasien lainnya tertular saat di luar daerah.

Menurut Cahyono, saat ini, satu pasien positif dirawat di rumah sakit dan 12 pasien menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan tim medis. Namun, satu orang meninggal dunia.

Sementara, jumlah akumulatif pasien positif kini bertambah menjadi 655 orang, 567 pasien sembuh, 66 menjalani perawatan di rumah/isolasi mandiri, dan meninggal dunia 22 orang.

"Untuk pencegahan covid-19, masyarakat diimbau disiplin menaati protokol kesehatan. Gunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun, dan hindari kerumunan," pesan Cahyono. (OL-1)

BERITA TERKAIT