03 October 2020, 05:54 WIB

Biden Negatif Covid-19, Siap Lanjut Kampanye


Fajar Nugraha | Internasional

CALON Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden dites negatif covid-19. Biden langsung melakukan tes itu setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan positif terinfeksi virus korona.

Biden menghadapi Trump dalam debat perdana Capres AS, Selasa (29/9). Meski berjauhan, keduanya tidak menggunakan masker saat berdebat.

"Dengan senang hati saya umumkan, saya bersama istri dites negatif covid-19. Terima kasih atas perhatian yang diberikan," cicit Joe Biden lewat Twitter, yang dikutip The New York Times, Jumat (2/10).

Baca juga: Trump Positif Covid-19, Pasar Global Ikut Bergolak

"Saya harap ini menjadi pelajaran, gunakan masker, jaga jarak sosial, dan juga rajin mencuci tangan," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Biden mendoakan agar Presiden Trump dan istrinya Melania lekas sembuh.

"Kami akan terus mendoakan kesehatan presiden dan keluarganya," ucap Biden.

Usai dites negatif covid-19, Biden mengatakan akan melanjutkan kampanye ke Michigan pada Jumat (2/10) waktu AS meski dia masih belum meninggalkan Delaware. Waktu kedatangan Biden di Michigan, hingga saat ini, masih belum ditentukan.

Sementara itu, pasangan Biden di Pilpres AS 2020, Kamala Harris bersama suaminya Douglas Emhoff juga dites negatif covid. Sama sepeti Biden, Harris juga akan tetap melakukan kampanye di Nevada dan North Carolina.

"Virus ini aktif di seluruh negeri, dimohon tetap mengenakan masker dan menjaga jarak," tutur Harris.

Baik Biden maupun Harris mendorong warga AS agar mengenakan masker. Masker bisa menurunkan risiko terpapar covid-19.

Butuh waktu beberapa hari agar covid-19 bisa berada pada level yang bisa dideteksi dalam sebuah tes. Mereka yang menunjukkan gejala, rata-rata bisa dites setelah lima hari bahkan bisa sampai 14 hari.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut disiplin 3M, yang gencar digaungkan lewat kampanye #ingatpesanibu tidak bisa dilakukan sendiri. Disiplin protokol kesehatan baru efektif mencegah penularan jika dilakukan kolektif.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun. (OL-1)

BERITA TERKAIT