03 October 2020, 01:30 WIB

Kemenpora : Tata Kelola Organsasi Kepemudaan Harus Mandiri


Akmal Fauzi | Olahraga

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga mendorong tata kelola organisasi kepemudaan harus berjalan mandiri. Dengan mengedepankan konsep pengembangan kepemimpinan, maka upaya membangun karakter pemuda bisa komprehensif dan lebih maksimal.

Hal itu disampaikan Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Faisal Abdullah dalam kegiatan Diklat Manajemen Organisasi Kepemudaan yang digelar Kemenpora melalui Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP-PON), Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda.

Menurutnya, pemuda yang kreatif bisa menciptakan inovasi baru menyesuaikan perkembangan zaman. “Melalui diklat ini, kita akan mendapatkan suatu wawasan tentang bagaimana anak muda mengelola dirinya, mengelola kelompoknya, mengelola komunitasnya dan untuk menjadi faktor pendukung bonus demografi dan Indonesia jaya di tahun 2045 mendatang” kata Faisal dalam keterangannya, Jum’at (2/10).

Baca juga : Dominic Thiem Melaju Mulus

Faisal mengatakan, penguatan ideologi dan karakter serta budaya bangsa di kalangan pemuda menjadi kunci menghadapi tantangan zaman.

Sementara itu, Kepala PP-PON Tri Winarno melaporkan, kegiatan ini yang berlangsung sejak Senin (28/9) lalu itu diikuti sebanyak 1850 orang yang terdiri dari unsur pelajar, mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia secara virtual.

“Kegiatan ini yang pertama bermaksud menyiapkan pemuda penggerak yang memiliki wawasan, pemahaman serta pengetahuan, sikap dan ketrampilan dibidang Manajemen Organisasi Kepemudaan. Selain itu pemuda sebagai penggerak di bidang Manajemen Organisasi Kepemudaan mempunyai berkarakter, berkapasitas, mandiri dan berdaya saing,” kata Tri. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT