03 October 2020, 03:25 WIB

Annisa Pohan Endorse Gratis di Hari Batik


Zubaedah Hanum | Humaniora

PRESENTER Annisa Pohan, 38, memberikan dukungan khusus kepada para perajin batik dalam bentuk promosi produk (endorsement) secara gratis di media sosialnya. 

Hal itu dilakukannya dalam menyambut Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Annisa menuliskan tujuan pemberian endorse gratis itu dilakukan juga sebagai dukungan bagi perajin batik yang terdampak oleh pandemi.

‘Dalam upaya mendukung para perajin batik Indonesia yang terdampak selama pandemi korona ini dan dalam rangka Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober’, tulis Annisa, kemarin.

Istri politikus Agus Harimurti Yudhoyono itu mengatakan semua produk dari perajin batik akan dipromosikan melalui unggahan di Instastory sepanjang Oktober ini. Namun, Annisa juga menyertakan syarat bagi produk batik yang akan dipromosikan secara gratis. Dia hanya menerima produk baik hasil produksi pelaku UMKM.

Selain itu, jenis batik yang diterima bukan hasil printing (batik cetak). Dia juga akan menyeleksi terlebih dahulu batik yang akan dipromosikan. “Saya hanya terima batik tulis dan cap, ya, sebagai perlindungan kepada para perajin,” cicit finalis Gadis Sampul 1997 itu.

Aksi yang dilakukan Annisa Pohan itu pun mendapat respons positif dari warganet yang membanjiri kolom komentar di akunInstagram pribadinya. Seperti yang diutarakan akun @ith_butik. 

‘Terimakasih mba @annisayudhoyonoatas kepeduliannya terhadap kami para pengusaha UMKM khususnya produk batik’, cicitnya.
Hal yang sama diungkapkan akun@batikdalimanbantul. ‘Alhamdulilah kami perajin batik cap/tulis diperhatikan. Terima kasih’, cuitnya.


Ikut jualan

Batik Indonesia dikukuhkan dan diresmikan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009 yang diselenggarakan di Abu Dhabi. Itu terjadi semasa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebagai identitas dan jati diri bangsa Indonesia, Annisa mengajak masyarakat melestarikan dan mencintai warisan budaya batik Indonesia. “Setiap motif batik daerah memiliki makna yang tersirat dalam kehidupan masyarakat,” katanya.

Sebelum tawaran promosi gratis itu, Annisa juga ikut menjual batik secara daring, bersama dengan Yayasan Batik Indonesia (YBI) pada 25 September lalu via Instagram live. “Untuk membantu perajin yang terdampak dalam pandemi korona ini adalah dengan melakukan penjualan secara online,” ucap perempuan kelahiran 20 November 1981 itu.

Batik yang dijual daring kali itu ialah batikbatik indah dari Jawa Tengah. Baju batik dari Lasem yang dikenakan Annisa saat itu membuat penasaran warganet. Annisa menjelaskan, ada seruni (bunga ceplok) dalam motif baju batik yang dipakainya itu. Bunga tersebut melambangkan bangsawan terhormat. (Ant/H-2)

BERITA TERKAIT