02 October 2020, 15:55 WIB

Jelang Musim Hujan, Tiga Desa di Kuningan Malah Kekeringan


Nurul Hidayah | Nusantara

SEJUMLAH desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sudah mulai mengalami kekurangan air bersih. Distribusi air bersih dilakukan untuk warga yang membutuhkan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, menjelaskan saat ini ada 3 desa yang tersebar di dua kecamatan di Kabupaten Kuningan yang sudah mengalami krisis air bersih. Masing-masing Desa Cileuya di Kecamatan Cimahi serta Desa Sukasari dan Cihanjaro di Kecamatan Karangkancana. "Ada 762 kepala keluarga (KK) yang terdampak," ungkap Indra, Jumat (2/10).

Kekurangan air bersih ini menurut Indra sudah terjadi sejak September 2020. Penyebabnya karena kemarau yang berdampak pada mengeringnya sumur atau mata air yang ada di sekitar lingkungan warga.

"Kami juga sudah mendistribusikan bantuan air bersih secara rutin," ungkap Indra. Untuk Desa Cileuya dan Desa Sukasari, bantuan air bersih yang sudah didistribusikan mencapai 15 ribu liter. Sedangkan untuk Desa Cihanjaro sudah mencapai 20 ribu liter.

Sementara itu berdasarkan catatan 2019, sedikitnya ada 19 desa yang mengalami kekurangan air bersih di Kabupaten Kuningan. Dari data Pusdalops BPBD Kabupaten Kuningan, 19 desa tersebut diantaranya Desa Cihanjaro, Simpayjaya, Sukasari, Segong, Cileuya, Cimahi, Jambugeulis, Baok, Ciwaru, Partawangunan, Kalimanggis Wetan, Kertawana, Legok, Cibulan, Cihideung Girang, Mekarjaya, Bendungan, Cipedes dan Sukarasa. (OL-13)

Baca Juga: Kekeringan Melanda Sejumlah Wilayah

BERITA TERKAIT