02 October 2020, 15:52 WIB

Hari Batik Nasional Momentum Kebangkitan Produk Lokal


mediaindonesia.com | Ekonomi

SAAt ini kita sebagai bangsa dihadapkan pada kondisi perekonomian nasional yang sulit bergerak. Perlu berbagai upaya yang efektif agar perekonomian nasional bisa keluar dari kondisi resesi.

"Karena itu, kita harus dapat memanfaatkan momentum yang ada seefektif mungkin. Peringatan Hari Batik Nasional bisa dijadikan salah satu momentum kepedulian kita terhadap produk-produk karya anak bangsa," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/10).

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, momentum sekecil apa pun yang ada saat ini harus bisa dimanfaatkan untuk mendorong perekonomian bergerak, tumbuh kembali, dan keluar dari krisis. Kecintaan masyarakat terhadap karya anak bangsa bisa jadi pintu masuk untuk menggerakkan perkonomian nasional.

Selain potensi ekspor industri kreatif anak bangsa, seperti batik, tenun Nusantara, dan produk kerajinan lain, imbuh legislator Partai NasDem itu, potensi pasar dalam negeri juga sangat besar dengan jumlah penduduk 230 juta dan hampir 50% terdiri dari penduduk berusia di bawah 29 tahun.

Di sisi lain, sektor UMKM juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, sebanyak 98,7% usaha di Indonesia merupakan usaha mikro. Dengan jumlah tersebut, UMKM mampu menyerap 89,17% tenaga kerja domestik.

Dengan strategi pemasaran yang melibatkan sejumlah komunitas dan memanfaatkan semangat gotong royong yang berkembang di tengah masyarakat, Rerie yakin UMKM bisa kembali menjadi salah satu motor penggerak perekonomian saat ini.

 "Tentu saja berbagai upaya tersebut juga memerlukan keterlibatan aktif pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang sehat bagi para pelaku ekonomi di Tanah Air," ujar Rerie. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT