02 October 2020, 15:00 WIB

Mahfud MD: DKI tidak Ada Pilkada tapi Juara Penyebaran Covid-19


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

MENTERI Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyampaikan data yang menurutnya unik. Berdasarkan temuan Satgas Penanganan Covid-19, daerah-daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak justru mengalami penurunan status zonasi dalam sepekan terakhir.

Dari 309 kabupaten/kota yang menghelat kampanye, sebanyak 45 dari mereka pada dua pekan lalu berstatus zona merah. Sepekan berselang, tinggal 29 daerah yang bertahan di zona merah.

Di sisi lain, wilayah-wilayah yang tidak menyelenggarakan pilkada mengalami kenaikan status kewaspadaan yakni dari 25 menjadi 33 daerah. "Seperti di DKI Jakarta dan Aceh yang tidak ada pilkada justru angka infeksinya tinggi. DKI Jakarta selalu menjadi juara satu tertinggi penularannya," ujar Mahfud dalam konferensi pers di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (2/10).

Dari data itu, ia mengartikan bahwa tingkat penyebaran covid-19 bukan ditentukan oleh ada atau tidaknya pilkada di daerah tersebut. Penyebaran lebih disebabkan oleh rendahnya tingkat kedisiplinan masyarakat.

"Dari hasil evaluasi pekan pertama, kerawanan itu tidak terletak pada daerah itu ada pilkada atau tidak tapi pada kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan," tandas Mahfud. (P-2)

BERITA TERKAIT