02 October 2020, 14:52 WIB

Masyarakat Wajib Terlibat Dalam Melakukan Tracing


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

PERAN masyarakat dalam melakukan tracing atau mendeteksi orang-orang yang berpotensi tinggi tertular virus harus dan sukareka terlibat. Hal ini menjadi penting karena untuk memotong mata rantai penularan virus covid.

Pengajar FKUI sekaligus juga Dokter RSCM, Mirta Hediyati Reksodiputro, mengatakan tracing terdiri dari 2 aspek yakni, pertama adalah yang dilihat finansial melakukan tracing dan kedua adalah dari masyarakat sendiri.

"Kalau tracing yang dilakukan pemerintah tentu sudah diatur sendiri terkait penangannanya, namun kendala yang harus dipahami di masyarakat melakukan tracing tidaklah sama," kata Mirta saat webinar Dialektika bertajuk Covid-19 Contact Tracing: Antara Privasi & Kesehatan Publik yang diadakan Media Indonesia, Jumat (2/10).

Masih ada beberapa orang merasa takut untuk dilakukan tracing padahal mereka telah melakukan kontak dengan orang-orang yang positif covid, sehingga keadaan ini yang cukup menyedihkan.

Jadi, ada paradigma sendiri di masyarakat yakni apabila orang yang terkena virus covid itu dilihat negatif. "Padahal aspek negatif kepada orang yang tertular covid itu harus dihilangkan, karena membuat orang-orang takut untuk melakukan tracing," ujar Mirta.

Cara pandang masyarakat yang takut dilakukan tracing karena akan membuat semakin sulit menghentikan laju penularan virus covid ini. Sehingga perlu adanya kesadaran dari seluruh pihak untuk menghentikan paradigma tersebut.

"Selain sisi financial yang membutuhkan biaya besar untuk tracing, kesadaran dari masyarakat untuk tidak takut dan mau dilakukan tracing dan jika hasilnya postif orang terebut wajib melakukan karantina," jelas Mirta.

Selain itu, pemahaman waktu untuk dilakukan tracing juga perlu. Jika masyarakat melakukan kontak dengan orang yang positif harus melakukan karantina dan kemudian melakukan tracing dengan cara PCR atau swab test.

"Aspek kesadaran dari masyarkat untuk mau menghentikan penularan yang harus disadari. Dan apabila positif mereka harus rela dirumahkan atau rela dikarantina demi kepentingan lingkungan sekitar," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT