02 October 2020, 12:34 WIB

PDIP Pecat Bupati Semarang dan Anaknya Jadi Kader


Akhmad Safuan | Nusantara

PEMILU Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Semarang kian memanas. PDIP lakukan pemecatan terhadap Bupati Semarang Mundjirin dan putranya Biena Munawa Hatta sebagai anggota partai.

"Ya Bupati Mundjirin dan putranya yang juga anggota DPRD Kabupaten Semarang dari Fraksi PDIP Biena Munawa Hatta sudah dipecat sebagai anggota partai," kata Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Kabupaten Semarang, The Hok Hiong Jumat (2/10).

Pemecatan Mundjirin dan Biena Munawa Hatta, demikian The Hok Hiong berdasarkan surat keputusan (SK) pemecatan nomor 53/KPTS/DPP/IX/2020 dan 54/KPTS/DPP/IX/2020, karena melanggar ketentuan partai yakni tidak mendukung pasangan calon di pilkada Semarang yang diusung PDIP yakni Ngesti Nugroho-Basari.

Kedua anggota PDIP Kabupaten Semarang tersebut, lanjut The Hok Hiong, malah mendukung pasangan calon Bintang Narsasi-Gunawan Wibisono, karena Bintang merupakan istri dari Bupati Mundjirin dan ibu dari dari Biena Munawa Hatta.

"Ini merupakan pelanggaran berat bagi partai," imbuhnya.

Terkait dengan kedudukan Biena Munawa Hatta sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang, ungkap The Hok Hiong, tentu akan mempunyai konsekuensi logis dari pemecatan itu yakni bakal segera dilakukan pergantian antar waktu (PAW). Selain itu Mundjirin menjadi bupati tidak lepas dari dukungan PDIP.

baca juga : Plt Bupati Buton Utara Dipecat Tersandung Kasus Pencabulan Anak 

Menyikapi pemecatan itu, Biena Munawa Hatta mengatakan bahwa baik dirinya maupun bapaknya (Mundjirin) belum mengambil keputusan apapun karena masih didiskusikan dengan keluarga.

"Kami sudah menerima dan membaca surat itu, namun karena bapak masih sibuk jadi belum membahas hal ini," kata Biena.

Sedangkan untuk kedudukan sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang, Bienna akan mengikuti mekanisme di kedewanan. 

"Saya akan ikuti saja mekanisme dan nurut dengan bapak," imbuhnya. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT