02 October 2020, 10:46 WIB

Pemprov Jabar Kirim 10 Ribu Alat Rapid Test Untuk Ponpes


Kristiadi | Nusantara

BERTAMBAHNYA pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Tasikmalaya, stok alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan dan rapid test kit semakin menipis. Pemprov Jawa Barat langsung merespons cepat dengan mengirimkan 10 ribu rapid test antigen ke Pemkot Tasikmalaya. Alat rapid test ini kemudian didistribusikan ke pesantren, keluarga dan tenaga kesehatan yang menangani covid-19.

"Kami mendapatkan tugas dari Gubernur Jawa Barat Pak Ridwan Kamil supaya harus segera disampaikan ke Pak Wali Kota Tasikmalaya, terkait penanganan Covid-19 dan termasuknya ada amanat untuk pimpinan pondok pesantren untuk memberikan 10.000 alat tes antigen ini," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat memberikan 10 ribu alat rapid test ke Pemkot Tasikmalaya, Kamis (1/10).

baca juga: Muncul Klaster Ponpes di Kendal, 92 Santri Terpapar Covid-19

Uu mengatakan ia datang bersama rombongan Dinas Kesehatan Jawa Barat untuk bertemu para pengurus pondok pesantren du Gedung Dakwah Kota Tasikmalaya.

"Penanganan Covid-19 di semua wilayah untuk sekarang bergerak atas dasar nurani berupaya menyelamatkan nyawa masyarakat. Pemprov Jawa Barat akan membantu masalah anggaran. Dari hasil rapat gugus tugas, Kota Tasikmalaya termasuk lima besar terbaik dalam penanganan covid-19 di Jawa Barat," lanjut Uu.

Meski kasus melonjak, Uu meminta PSBB sebaiknya belum perlu dilakukan. Namun diutamakan adalah gerak cepat penanganan covid-19 agar bisa ditekan penyebarannya. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT