01 October 2020, 23:18 WIB

Pemprov Rombak Direksi Bank Sumut


Yoseph Pencawan | Nusantara

PEMPROV Sumatera Utara merombak susunan Direksi Bank Sumut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar Rabu (30/9).

RUPS-LB yang digelar di Kantor Pusat Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, tersebut dipimpin Wakil Gubernur Musa Rajekshah (Ijeck) dan diikuti para Bupati dan Wali Kota, melalui virtual meeting.

"Dalam RUPS-LB dibahas beberapa agenda dan salah satunya adalah pengangkatan jajaran direksi baru PT Bank Sumut," kata Ijeck dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (1/10).

Adapun susunan Direksi yang baru terpilih antara lain Eksir sebagai Direktur Kepatuhan, menggantikan Yulianto Maris dan Hadi Sucipto sebagai Direktur Pemasaran, menggantikan Abdi Santosa Ritonga.

Kemudian Irwan sebagai Direktur Bisnis dan Syariah, menggantikan TM. Selain itu, para pemegang saham juga menyepakati pengangkatan Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sumut.

"Saya harapkan kinerja yang tadinya sudah baik, ada peningkatan dengan hadirnya jajaran direksi baru, serta bisa membawa Bank Sumut menjadi salah satu bank daerah berdaya saing kuat dibandingkan dengan Bank Pembangunan Daerah lainnya di Indonesia," papar Ijeck.

Selain itu, dia juga berpesan agar jajaran direksi dan komisaris senantiasa kompak dan menjunjung tinggi profesionalitas. Dengan begitu, cita-cita besar untuk menjadikan Bank Sumut menuju go public pada 2021 bisa terwujud.

Di dalam RUPS-LB, kata Ijeck lagi, diinformasikan juga bahwa Bank Sumut menjadi satu dari delapan bank daerah yang dipercayai Kementerian Keuangan sebagai penempatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan jumlah alokasi dana sebesar Rp1 triliun.

Direktur Utama Bank Sumut Muchammad Budi Utomo mengatakan, pergantian jajaran manajemen dalam suatu perusahaan adalah hal yang biasa dan merupakan kewenangan pemegang saham.

"Kami berharap jajaran manajemen yang baru dapat saling bersinergi dan dapat membawa Bank Sumut menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

Budi juga menyampaikan bahwa kinerja Bank Sumut tetap terjaga dengan baik meski di tengah pandemi. Bank Sumut tercatat memiliki laba per Agustus sebesar Rp401 miliar, atau meningkat dibandingkan dengan posisi Juni 2020 sebesar Rp354 miliar.

Selain itu, nilai aset juga mengalami peningkatan menjadi Rp35,2 triliun dibandingkan dengan Juni 2020 sebesar Rp33,8 triliun. Hadi Sucipto yang terpilih sebagai Direktur Pemasaran Bank Sumut menjelaskan, dirinya akan menfokuskan peningkatan produk dan layanan agar dapat memenuhi kebutuhan transaksi Pemerintah Daerah.

Sementara Eksir, yang terpilih menjadi Direktur Kepatuhan Bank Sumut, mengatakan dia akan meningkatkan peran dan fungsi kepatuhan dalam praktik operasional perbankan. Dirinya juga akan meningkatkan komunikasi dan hubungan baik antara Bank Sumut dengan regulator dan mitra lainnya.

"Ke depan kita juga akan lebih meningkatkan lagi aware seluruh pegawai untuk lebih memahami aturan dan bekerja mengikuti SOP yang berlaku dan bukan kebiasaan yang ada," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT