02 October 2020, 01:15 WIB

India Buka kembali Sekolah dan Bioskop


MI | Internasional

KEMENTERIAN Dalam Negeri India menyatakan sekolah, bioskop, dan kolam renang akan diizinkan untuk dibuka kembali setelah sempat ditutup akibat penguncian wilayah selama berbulanbulan karena virus korona.

Di sisi lain, para ahli memperingatkan bahwa India sedang menuju menjadi negara yang paling terinfeksi di dunia. Sejauh ini, India telah mencatat lebih dari 6,2 juta kasus, nomor dua setelah Amerika Serikat, dan lebih dari 97.000 kematian.

Pemerintah India secara bertahap memulai kembali kegiatan untuk menyelamatkan ekonomi yang terpukul parah akibat lockdown. Jutaan orang, terutama orang miskin, sudah kehilangan mata pencaharian mereka.

Kelas untuk siswa berusia 14 hingga 17 tahun sudah diizinkan untuk dilanjutkan di beberapa negara bagian minggu lalu, tetapi pengumuman baru kali ini berlaku untuk semua sekolah.

“Untuk pembukaan kembali sekolah dan lembaga pembinaan, pemerintah (negara bagian dan teritori) telah diberi keleluasaan untuk mengambil keputusan setelah 15 Oktober secara bertingkat,” kata kementerian tersebut.

Ditambahkan, pembelajaran secara daring dan jarak jauh harus didorong dan siswa tidak bisa dipaksa untuk menghadiri kelas. Institusi pendidikan tinggi tetap tutup meskipun beberapa mahasiswa pascasarjana dan penelitian di program sains dan teknologi bisa kembali ke laboratorium.

Bioskop akan diizinkan untuk dibuka kembali dengan kapasitas 50%, sedangkan kolam renang bisa digunakan untuk latihan olahraga. Kereta, bus, penerbangan domestik, pasar, dan restoran juga telah dibuka kembali atau dilanjutkan layanannya dengan beberapa batasan.


Lockdown di Madrid

Pemerintah Spanyol mengumumkan bahwa penduduk Madrid akan dilarang untuk meninggalkan kota kecuali untuk perjalanan penting. Ini akibat adanya pembatasan baru terkait virus korona.

Di bawah aturan baru, perbatasan kota akan ditutup bagi orang luar untuk kunjungan yang tidak perlu. Taman umum dan taman bermain juga ditutup dan pertemuan sosial akan dibatasi hingga enam orang.

Wilayah Madrid menyumbang lebih dari sepertiga untuk 133.604 kasus yang didiagnosis di Spanyol selama dua minggu terakhir. Madrid memiliki 735 kasus per 100.000 orang, salah satu yang tertinggi dari semua wilayah di Eropa. (AFP/Nur/Van/X-11)
 

BERITA TERKAIT