02 October 2020, 03:15 WIB

Fitur Anyar WhatsApp Bisa Hapus Gambar di Ponsel Penerima


Bagus Pradana | Weekend

WhatsApp sedang mengembangkan fitur baru yang akan memberi pengguna opsi untuk secara otomatis menghapus gambar, videoz atau GIF setelah orang yang mereka kirimi melihatnya.

Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini sebelum mereka mengirimkan file-file tersebut dengan mengetuk tombol di sebelah kotak pesan.

Setelah penerima melihat pesan gambar, video atau GIF tersebut dan kemudian keluar dari kolom chat, secara otomatis pesan tersebut akan hilang.

Fitur yang juga dikenal dengan sebutan 'Expiring Media' ini akan segera beredar pada WhatsApp beta untuk Android versi 2.20.201.1 yang saat ini masih dalam pengembangan.

"Saat pengguna memutuskan untuk mengirim media dengan menggunakan fitur  Expiring Media, gambar, video, dan GIF yang dikirim akan hilang dari ponsel penerima, setelah dia meninggalkan kolom chatting," papar pihak WhatsApp seperti dilansir dari dailymail.co.uk, Kamis (29/9).

Sebelum pesan benar-benar terhapus, penerima akan menerima pesan peringatan sebelum keluar dari kolom obrolan.

Namun tidak lantas semua gambar, video, atau GIF yang dikirim dapat secara otomatis terhapus dari ponsel penerima, karena hanya  gambar yang dikirim dengan tombol Expiring Media yang aktif saja yang akan terhapus.

Umumnya, ketika pengguna WhatsApp menghapus pesan mereka, pesan yang telah terhapus akan berganti dengan kotak bertuliskan 'pesan ini telah dihapus'.

Namun dengan fitur ini, pengirim dapat menghapus media yang mereka kirim tanpa meninggalkan jejak sekalipun.

"Fitur Expiring Media adalah salah satu yang terobosan yang akan tersedia di WhatsApp versi terbaru," ungkap pihak WhatsApp.

"Kita sedang menyempurnakan fitur batu ini secara internal, meningkatkan fitur dengan perbaikan bug," sambung mereka.

Fitur Expiring Media akan tetap dienkripsi secara end-to-end, artinya pesan tersebut tidak akan dapat dibaca oleh siapa pun selain pengirim dan penerima.

Enkripsi pada WhatsApp bertindak seperti 'kunci digital' untuk menjaga konten pesan agar tetap aman dan tidak dapat dilihat oleh siapa pun kecuali pengirim dan penerima. (DailyMail/M-2) 

BERITA TERKAIT