01 October 2020, 18:43 WIB

Kasus Melonjak, Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya Kewalahan


Kristiadi | Nusantara

KASUS penyebaran Covid-19 di Kota Tasikmalaya dalam beberapa hari terus mengalami peningkatan. Hal ini membuat para tenaga medis dan gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 kewalahan menangani lonjakan jumlah pasien.

Terakhir, terdapat 53 kasus baru positif Covid-19 dari pesantren setelah hasil swab keluar. Puluhan santri tersebut kini menjalani isolasi di pondok pesantren.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan meningkatnya kasus positif Covid-19 yang terjadi sudah didampaikan ke Wakil Gubernur Jabar. Ia mengakui, anggaran yang selama ini disiapkan sudah semakin menipis dan para tenaga medis maupun gugus tugas juga sudah mulai kewalahan.

"Anggaran yang ada selama ini sudah minim dan penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 untuk hari ini juga sudah mencapai 53 orang dari klaster pesantren. Namun, para pasien untuk sekarang ini masih dikarantina di lokasi karena pemerintah sendiri akan berupa mencari beberapa hotel meski rumah susun sewa (Rusunawa) Universitas Negeri Siliwangi sekarang kondisinya bisa terpenuhi," katanya, Kamis (1/10).

Budi mengatakan, pihaknya meminta kesadaran semua pihak dan masyarakat dalam memerangi wabah virus Covid-19 terutamanya dengan mentaati seluruh protokol kesehatan dan anjuran gugus tugas penanganan percepatan Covid-19. Ia mengatakan kondisi darurat saat ini bisa dilalui dengan bantuan dari pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, dalam penanganan yang selama ini dilakukan gugus tugas terus melakukan pengetatan penerapan protokol kesehatan di setiap titik di Kota Tasikmalaya dan berjuang dalam memerangi pandemi demi terutamanya menyelamatkan masyarakat agar mereka bisa memakai masker saat keluar rumah dan jaga jarak serta jangan berkerumun dan sekarang ini jangan dilakukan. (R-1)

BERITA TERKAIT