01 October 2020, 17:17 WIB

Cegah Klaster, Pengurus Ponpes Diminta Lebih Berhati-hati


Ardi Teristi | Humaniora

SEKDA DIY Kadarmanta Baskara Aji meminta pengasuh pondok pesantren lebih berhati-hati terkait penyebaran kasus Covid-19. Pihaknya pun akan melakukan penelusuran kasus Covid-19 yang muncul di pondok pesantren.

"Ini (munculnya kasus Covid-19 di pondok pesantren) menjadi pengalaman (bagi pengasuh pondok pesantren dan para santri) agar lebih berhati-hati," kata Baskara Aji, Kamis (1/10).

Menurut dia, penanganan kasus Covid-19 di pondok pesantren sama dengan penanganan di tempat-tempat lain. Pasien positif Covid-19 yang tidak memiliki gejala sakit menjalani perawatan karantina mandiri, sedangkan yang sakit akan dirawat di rumah sakit rujukan.

"Kalau (satgas Covid-19) menyatakan (pondok pesantren yang ada kasus Covid-19) perlu didekontaminasi ya didekontaminasi," kata dia.

Atas munculnya kasus Covid-19 di Pondok Pesantren, Baskara Aji menyatakan, pondok pesantren yang tidak ada kasus positif diperkenankan menjalankan aktivitas pondok pesantren, tetapi diminta agar lebih berhati-hati.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag DIY, Edhi Gunawan menjelaskan, ada tiga pondok pesantren di DIY, yaitu Hidayatullah, Pandanaran, dan Muhammadiyah Boarding School yang disterilisasi setelah ditemukannya kasus positif di pondok pesantren tersebut. Pihaknya pun telah meminta kepada pengasuh pondok pesantren untuk berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan terkait penanganan kasus tersebut. (R-1)

BERITA TERKAIT