01 October 2020, 17:15 WIB

Banyak Hajatan, Harga Cabai di Klaten Naik


Djoko Sardjono | Nusantara

HARGA komoditas cabai di pasar tradisional Klaten, Jawa Tengah, merambat naik. Sementara itu, pedagang pasar mengeluh pembeli sepi di masa pandemi covid-19.

Pantauan di Pasar Gede Klaten, Kamis (30/9), harga jual semua jenis cabai naik, kecuali cabai hijau atau lalapan. Kenaikan harga komoditas itu mulai awal pekan ini.

Cabai rawit dan keriting naik Rp3.000, masing-masing menjadi Rp18.000 dan Rp15.000 per kilogram. Dan, cabai merah naik  Rp4.000 menjadi Rp26.000 per kg.

"Kecuali cabai lalapan, harga semua jenis cabai naik. Kenaikan harga ini dipengaruhi musim hajatan di perdesaan yang mulai ramai," kata Ngatmi, 50, pedagang sayur.

Sedangkan harga bawang merah maupun bawang  putih stabil Rp25.000, kentang Rp10.750, wortel  Rp5.000, tomat Rp2.000, dan ketimun Rp4.000 per kg.

Sementara, ketersediaan bahan sayuran juga banyak di pasar. Karena, pasokan dari daerah penghasil lancar dan aman di tengah pandemi covid-19 saat ini.

"Stok dagangan di pasar melimpah. Hanya pembeli di masa pandemi sekarang ini masih sepi. Sehingga, banyak dagangan yang tak terjual dibawa pulang," ujarya.

Sedangkan harga bahan pangan lainnya stabil. Daging ayam tetap Rp27.000, telur Rp20.000, daging sapi Rp100.000-Rp110.000, dan beras stabil. Rp10.500-Rp11.000 per kg.

Salah satu penjual daging ayam, Menik, menuturkan bahwa harga ayam stabil Rp27.000 per kg. Harga ini turun hampir Rp10.000 per kg dari saat menjelang Lebaran 2020.

"Harga daging ayam sekarang murah, tapi tetap saja pembeli sepi. Lihat saja, barang dagangan saya masih banyak. Situasi seperti ini imbas dari pandemi covid-19," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Terdampak Covid-19 Harga Cabai Merah Melorot di Brebes

 

BERITA TERKAIT