01 October 2020, 15:25 WIB

Kisruh Daftar Pemilih Tetap akibat Warga tidak Lapor


Alexander P Taum | Nusantara

KISRUH daftar pemilih tetap (DPT) dapat selesai, jika warga tertib mengurus dokumen kependudukan. Banyak masalah data yang kerap ditemui.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Siprianus Suya, mengatakan itu dalam sosialisasi Jaminan Hak Pilih dan Pemeliharaan Data Pemilih yang digelar Bawaslu Kabupaten lembata, Selasa (29/9).

Plt Kadis Dukcapil Kabupaten Lembata itu menjelaskan, masalah data kependudukan yang kerap ditemui, antara lain, ada orang yang direkam tetapi langsung berangkat keluar dari Lembata. Ada pula warga melapor untuk pergi atau merantau tetapi saat kembali lagi tidak menyampaikan keberadaannya. Belum lagi orang yang meninggal tapi keluarganya tidak lapor untuk meminta akta kematian.

"Sepanjang tidak lapor, datanya terbawa terus. Ini kendala yang kami hadapi dalam mengelola data kependudukan," ujar Sipri Suya.

Pihaknya berkewajiban menyediakan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Data tersebut dikirim ke KPU pusat. KPU pusat kemudian mendistribusikan data itu ke KPU di daerah sebagaimana diamanatkan UU Nomor 23 Tahun 2006. Data tersebut akan riil jika warga Lembata tertib mengurus dokumen kependudukan. (OL-14)

BERITA TERKAIT