01 October 2020, 14:35 WIB

Terkait Covid, HIPMI Khawatir Dunia Usaha Semakin Terpuruk


Denny Susanto | Ekonomi

KONDISI pandemi virus korona (covid -19) yang tidak kunjung mereda dikhawatirkan akan mengancam semakin terpuruknya dunia usaha di tanah air. Hingga kini jumlah kasus positif virus korona di Kalimantan Selatan terus
bertambah dan sudah mencapai 10.348 kasus.

"Jika tanpa adanya vaksin covid-19 akan banyak pengusaha yang kemudian menyerah dan menutup usahanya. Hal ini berakibat lebih buruk terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Mardani H Maming, di Banjarmasin, Kamis (1/10)

Menurutnya langkah pemerintah melalui Kementerian BUMN dalam upaya penemuan vaksin covid-19 merupakan langkah tepat. Penemuan vaksin dapat memberikan harapan kepada para pengusaha untuk tetap optimis dalam menghadapi pandemi covid-19.

Saat ini dunia usaha butuh solusi, mengingat tingkat uncertainty yang sangat tinggi dan mengkhawatirkan. "Ini akan  memberikan harapan pada dunia usaha. Terlebih terkait pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi ini Mardani menghimbau para pemangku kebijakan di daerah dapat menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan," tuturnya.

Pada bagian lain Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel mencatat saat ini jumlah kasus positif virus korona di Kalsel terus bertambah menjadi 10.348 kasus. Jumlah penderita covid yang meninggal dunia sebanyak 422 orang.

Sementara tingkat kesembuhan penderita covid 85,2 persen atau 8.819 orang. Saat ini masih ada 1.107 penderita covid yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit dan lokasi karantina khusus serta 423 orang dinyatakan suspect. (OL-13)

Baca Juga: PSBB Diberlakukan, PMI Manufaktur Indonesia Kembali Merosot

BERITA TERKAIT