01 October 2020, 14:00 WIB

Covid-19 Lebih Menular di Kucing daripada Anjing


Fathurrozak | Weekend

VIRUS corona baru (covid-19) memang sudah diberitakan dapat menular ke hewan peliharaan. Kini, eksperimen terbaru mengungkap soal daya penularan virus di antara hewan peliharaan yang berupa anjing dan kucing. 

Eksperimen baru memastikan, kucing dapat menyebarkan virus ke sesama kucing. Sementara anjing tidak menularkan virus. 

Dilansir Newyorktimes.com, Selasa (29/9), Angela M.Bosco-Lauth, Airn E.Hartwig, Stephanie M.Porter dan peneliti lain di Kolese Kedokteran Hewan dan Ilmu Biomedis Universitas Negeri Colorado Amerika Serikat melakukan eksperimen dengan memasukkan virus menggunakan pipet ke rongga hidung anjing dan kucing. Anjing dan kucing yang telah terinfeksi dibiarkan melakukan kontak dengan sesamanya.  

Meski terinfeksi, saluran pernafasan bagian atas pada anjing tetap bersih dari virus. Mereka pun tidak menularkan virus ke sesamanya. Hasil ini berbeda dengan studi lainnya yang menunjukkan adanya penularan di sesama anjing.

Sementara pada kucing, pada eksperimen ini, terjadi penularan di sesamanya. Namun seperti juga pada anjing, kucing tidak menunjukkan gejala sakit. Penelitian ini telah diterbitkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, Selasa (29/9).
 
Dr. Bosco-Lauth, mengungkapkan, di dunia nyata penularan virus di antara kucing bisa saja terjadi tanpa disadari manusia karena minimnya gejala. Kucing juga dapat menularkan virus ke satwa liar. Dr Bosco-Lauth mengatakan ada penelitian ilmiah yang belum dipublikasikan menunjukkan tikus rusa dapat terinfeksi virus corona baru.

Peneliti pun menyarankan untuk memelihara kucing di dalam ruangan, terutama jika pemiliknya atau anggota keluarga lain di rumah itu telah terinfeksi covid-19. Di sisi lain, belum ada bukti penularan virus dari hewan peliharaan ke manusia. (M-1)

BERITA TERKAIT